Banjir Bertahan Hampir Dua Minggu, Warga Kelampayan Tengah Masih Bertahan di Tengah Genangan

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  Hingga hampir dua pekan berlalu, banjir yang merendam Desa Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, belum juga menunjukkan tanda-tanda surut. Kondisi tersebut membuat warga harus menyesuaikan aktivitas harian, termasuk melintasi jalan permukiman yang masih tergenang air.

Dari hasil pemantauan, genangan air di sejumlah titik masih setinggi lutut orang dewasa. Ratusan rumah terdampak, sehingga kehidupan masyarakat berjalan dengan banyak keterbatasan sejak banjir melanda wilayah tersebut.

Warga RT 02 Kelampayan Tengah, Hasan, menyampaikan bahwa banjir mulai terjadi sejak Rabu menjelang kegiatan haul. Air sempat berangsur turun selama satu hingga dua hari, namun kembali naik pada Sabtu sore sekitar pukul 18.00 Wita dan masuk ke rumah-rumah warga.

Baca Juga :  Jalur Bypass Mali-Mali Lingkar Mataraman–Sungai Ulin Terendam Banjir

“Turun sebentar, lalu naik lagi. Sampai sekarang belum ada perubahan,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, hampir seluruh wilayah desa ikut terdampak. Dengan jumlah penduduk sekitar 500 jiwa, ratusan rumah terendam, bahkan di beberapa rumah air mencapai ketinggian 10 hingga 12 sentimeter.

Meski banjir belum surut, sebagian warga memilih tetap tinggal di rumah dan belum mengungsi. Namun dampaknya sangat dirasakan, terutama pada perekonomian masyarakat. Aktivitas usaha warga banyak yang terhenti akibat kondisi lingkungan yang tidak mendukung.

“Banyak warga tidak bisa bekerja seperti biasa karena banjir,” katanya.

Terkait bantuan, Hasan mengungkapkan bahwa bantuan makanan dan obat-obatan memang sempat diterima warga, namun pendistribusiannya belum merata ke seluruh RT.

Baca Juga :  BPBD Banjar Distribusikan Bantuan Bagi Warga Terdampak Angin Kencang di Lima Kecamatan

“Bantuan ada, tapi belum semua warga menerima,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah air bersih. Warga Kelampayan Tengah tidak memiliki sumber air sendiri dan masih bergantung pada pasokan dari luar, berbeda dengan wilayah Kelampayan Ulu dan Kelampayan Ilir.

“Air bersih sangat kami perlukan. Kami berharap ada perhatian khusus untuk kebutuhan ini,” tuturnya.

Warga Kelampayan Tengah berharap pemerintah daerah dan para pihak terkait dapat segera menyalurkan bantuan secara merata, terutama penyediaan air bersih, guna membantu warga bertahan di tengah kondisi banjir yang belum berakhir.

Berita Terkait

Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa 2026 Digelar, Pemkab Banjar Tekankan Adaptasi Aturan Baru
Pencurian Disertai Kekerasan di Simpang Empat Berujung Maut, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Pemkab Banjar Mantapkan Dukungan PSEL, Siap Pasok 100 Ton Sampah per Hari
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:21 WITA

Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Jumat, 24 April 2026 - 14:06 WITA

Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis

Jumat, 24 April 2026 - 09:34 WITA

Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga

Berita Terbaru

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA