Biaya Vaksinasi Haji di Kabupaten Banjar Dipertanyakan Calon Jemaah

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes banjar lakukan vaksin kepada calon jamaah haji kab banjar

Dinkes banjar lakukan vaksin kepada calon jamaah haji kab banjar

pro1.id, MARTAPURA – Pelayanan vaksinasi bagi calon jamaah haji Kabupaten Banjar tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan setempat menimbulkan tanda tanya di kalangan jemaah. Pasalnya, calon jamaah haji diminta membayar sejumlah biaya untuk mendapatkan layanan vaksinasi.

Salah satu calon jamaah haji, Madani, yang mengikuti vaksinasi pada Minggu (8/2/2026), mengaku harus mengeluarkan biaya sebesar Rp380 ribu. Biaya tersebut dikenakan untuk beberapa jenis layanan vaksinasi sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ibadah haji.

“Yang dibayar vaksin meningitis dan polio Rp130 ribu, vaksin influenza Rp250 ribu, dan untuk perempuan ada juga tes kehamilan Rp20 ribu,” ujarnya.

Madani mengakui vaksin influenza memang berbayar. Namun menurutnya, vaksin lain seharusnya dapat diperoleh secara gratis sebagaimana yang diterapkan di sejumlah daerah lain.

“Di daerah lain tidak ada pungutan biaya, termasuk di Kota Banjarmasin. Calon jamaah haji hanya membayar saat disuntik vaksin flu, itu pun vaksin influenza tidak wajib,” bebernya.

Baca Juga :  Pasca Banjir di Sejumlah Wilayah, Dinkes Banjar Fokus Cegah Penyakit dan Waspadai Leptospirosis

Ia juga menyampaikan keberatannya ketika diarahkan untuk tetap menerima vaksin influenza, meskipun dirinya hanya ingin menjalani vaksin meningitis dan polio yang merupakan syarat wajib keberangkatan haji.

“Petugas menyampaikan alasannya karena nanti di asrama haji akan sulit. Padahal setahu saya, vaksin influenza itu tidak wajib dari pusat,” katanya.

Madani berharap ke depan pelayanan kesehatan bagi calon jamaah haji, khususnya di Kabupaten Banjar, dapat dilakukan secara lebih baik, transparan, dan tidak menimbulkan kebingungan.

“Saya sebagai jemaah haji Kabupaten Banjar berharap pelayanan ke depan lebih bagus dan transparan,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Noripansyah, menjelaskan bahwa vaksin bagi calon jamaah haji Kabupaten Banjar diperoleh secara berbayar dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Vaksin kami ambil dari provinsi. Dana yang kami terima dari jemaah juga kami setorkan kembali sesuai jumlahnya, karena ini bukan obat program sehingga memang berbayar. Dananya kami serahkan ke provinsi, ke Dinas Kesehatan,” ucapnya.

Baca Juga :  Dinkes Banjar Adakan Workshop untuk Tingkatkan Kompetensi Petugas Pengukuran Kebugaran

Terkait kesan bahwa vaksin influenza diwajibkan, Noripansyah menegaskan bahwa secara aturan, vaksin yang menjadi syarat wajib berhaji hanya meningitis dan polio.

“Kalau meningitis dan polio itu memang wajib sebagai syarat berhaji. Untuk influenza, sebenarnya tidak wajib,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui dalam praktik di lapangan dimungkinkan terjadi kesalahpahaman antara petugas dan jemaah.

“Ada jemaah yang menyampaikan belum mau vaksin influenza. Kami tidak pernah memaksakan. Kalau ada kesan dipaksa, kemungkinan itu hanya miskomunikasi,” jelasnya.

Noripansyah menegaskan pihaknya terbuka terhadap masukan agar pelayanan kesehatan bagi calon jamaah haji ke depan dapat berjalan lebih baik, transparan, dan mudah dipahami oleh seluruh jemaah.

Berita Terkait

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA