Jumlah Korban Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Martapura Naik Jadi 37 Orang

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 02:13 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Kasus dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan di Martapura. Hingga Kamis (9/10/2025) pukul 17.10 WITA, total pasien yang dirawat di RSUD Ratu Zaleha Martapura telah mencapai 37 orang dan dikhawatirkan masih akan bertambah.

Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, mengonfirmasi insiden tersebut dan menyebutkan bahwa penyelidikan awal mengarah pada salah satu sekolah penerima program MBG.

“Saat ini fokus kami adalah MI Assalam Martapura. Tim sudah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium, guna mengetahui penyebab pasti gejala yang dialami para siswa,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Gelar Bimtek Penguatan BLUD untuk Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

Gejala umum yang dialami para korban meliputi pusing, mual, muntah, serta sakit perut. Bahkan, seorang kepala sekolah dilaporkan turut mengalami gejala dan kini menjalani perawatan medis.

AKBP Fadli menjelaskan bahwa jumlah korban bisa terus bertambah, mengingat beberapa gejala keracunan makanan baru muncul beberapa jam setelah konsumsi.

Baca Juga :  BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

“Sampel sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ada kemungkinan korban tambahan karena efeknya bisa tertunda,” ujarnya.

Pihak RSUD Ratu Zaleha saat ini masih terus menerima pasien baru dengan keluhan serupa. Tim medis dikerahkan secara maksimal untuk menangani siswa maupun tenaga pengajar yang terdampak.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar masih melakukan penyelidikan menyeluruh dan pemantauan lanjutan untuk memastikan faktor penyebab insiden tersebut.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA