Korban Bertambah, Kecamatan Aluh-Aluh Bentuk Tim Gabungan Atasi Serangan Monyet Liar

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:17 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu warga yang mengalami penyerangan kera liar

Salah satu warga yang mengalami penyerangan kera liar

pro1.id, MARTAPURA – Menyusul meningkatnya serangan monyet liar di Kecamatan Aluh-Aluh dan Beruntung Baru, Pemerintah Kecamatan Aluh-Aluh menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Rabu (3/12/2025). Rapat tersebut digelar untuk merumuskan langkah cepat dan terukur guna mencegah bertambahnya korban.

Camat Aluh-Aluh, Aditya Yudi Dharma, mengatakan rapat menghasilkan kesepakatan pembentukan tim gabungan serta pendirian posko pengawasan di perbatasan dua kecamatan yang menjadi lokasi rangkaian serangan.

“Kami sepakat membentuk tim gabungan dan mendirikan posko di perbatasan Aluh-Aluh dan Beruntung Baru, karena titik serangan berada di sekitar wilayah tersebut,” ujarnya.

Korban Bertambah, Risiko Rabies Diantisipasi

Aditya menyampaikan bahwa data awal mencatat delapan korban, namun jumlah itu kini bertambah. Para korban mengalami luka cakaran hingga gigitan, dan sejumlah di antaranya harus mendapatkan jahitan.

“Karena ada risiko rabies, kami meminta puskesmas menyediakan vaksin serta penanganan medis cepat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kunjungi Wilayah Tergenang di Kabupaten Banjar, Menteri LH Ingatkan Risiko Permukiman di Lahan Basah

Serangan terjadi ketika warga tengah beraktivitas di sekitar permukiman, sehingga menimbulkan kecemasan luas. Beberapa warga bahkan berjaga siang dan malam untuk mengantisipasi munculnya monyet liar.

Serangan paling banyak terjadi pada siang hingga sore hari. Namun sejumlah insiden juga dilaporkan pada pagi hari, seperti kasus di Beruntung Baru pada Selasa lalu. Pihak kecamatan belum dapat memastikan penyebab meningkatnya agresivitas hewan yang biasanya hidup di sepanjang bantaran sungai tersebut.

“Selama ini kera tidak pernah menyerang warga. Kami juga belum memastikan apakah pelakunya satu ekor atau lebih. Masih dalam pendalaman,” kata Aditya.

Jebakan Dipasang Jumat, Animal Rescue Turun Tangan

Sebagai langkah konkret, tim gabungan akan memasang jebakan pada Jumat mendatang. Penentuan hari dilakukan berdasarkan ketersediaan petugas berkeahlian khusus.

Baca Juga :  Korban Tenggelam di Sungai Songka Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Tiga Hari Pencarian

“Penangkapan harus dilakukan oleh petugas profesional seperti Animal Rescue Banjarmasin. Mereka baru bisa turun pada Jumat, sehingga hari itu kami sepakat sebagai pelaksanaan giat lapangan,” jelasnya.

Posko desa juga akan tetap siaga 24 jam untuk memantau potensi kemunculan kembali hewan liar tersebut.

Jumlah Korban Capai 11 Orang

Hingga hari ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mencatat total 11 warga menjadi korban serangan monyet liar, masing-masing lima kasus di Kecamatan Aluh-Aluh dan enam kasus di Beruntung Baru. Data tersebut disampaikan oleh Tim Pengelola Zoonosis Dinkes Banjar.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh BKSDA Kalsel, Animal Rescue Banjarmasin, Dinas Damkar Banjar, Dinas Peternakan Banjar, Dinas Kesehatan Banjar, jajaran Forkopimcam, perwakilan puskesmas, serta pemerintah desa.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA