Lonjakan Kasus Serangan Monyet Liar di Banjar, 11 Korban Tercatat

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kera yang hidup liar di Aluh-Aluh

Kera yang hidup liar di Aluh-Aluh

pro1.id, MARTAPURA – Kasus warga diserang monyet liar kembali muncul di Kabupaten Banjar. Dinas Kesehatan setempat melaporkan ada 11 korban hingga hari ini—lima berasal dari Kecamatan Aluh-Aluh dan enam lainnya dari Kecamatan Beruntung Baru. Data ini dihimpun oleh Tim Pengelola Zoonosis Dinkes Banjar.

Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi lintas sektor. Kepala DPKP Banjar, Agus Siswanto, menyampaikan bahwa pertemuan itu melibatkan DPKP, BKSDA, Dinas Pertanian (Keswan), Dinas Kesehatan, aparat keamanan, relawan animal rescue, serta perwakilan kecamatan dan desa di dua wilayah terdampak.

Camat Aluh-Aluh, Aditya Yudi Dharma, mengungkapkan bahwa rapat sebenarnya telah direncanakan sejak awal pekan namun baru terlaksana pada Rabu (3/12/2025) karena kesibukan berbagai instansi. Menjelang pertemuan, muncul lagi satu laporan korban baru di Beruntung Baru.

Merespons laporan tersebut, petugas dan relawan melakukan penyisiran dari titik kejadian hingga wilayah perbatasan. Dari upaya itu, seekor monyet berhasil ditangkap.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Banjar Bahas Raperda Koperasi-UMKM dan Pengelolaan Sampah

“Satu ekor sudah kami amankan dan sampelnya dikirim ke Dinas Peternakan untuk diuji kemungkinan rabies. Namun belum bisa dipastikan apakah ini hewan yang menyerang warga,” ujar Aditya saat dihubungi.

Ia menambahkan bahwa rapat tetap digelar untuk memperkuat koordinasi dan menyampaikan imbauan agar masyarakat segera melapor jika insiden terulang.

Aditya juga menjelaskan bahwa populasi monyet di kawasan tersebut sebenarnya normal karena habitatnya berada di hutan rambai dekat pesisir. Umumnya, mereka masuk ke permukiman hanya untuk mencari sumber makanan.

“Biasanya mereka hanya masuk dapur warga kalau ada makanan. Tidak sampai bersikap agresif,” katanya.

Namun belakangan ini, perilaku monyet tersebut berubah. Hewan yang diduga pelaku serangan disebut masuk ke rumah warga dan langsung menyerang tanpa provokasi.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Sediakan Mudik Gratis dan Pasar Murah bagi ASN

“Luka korban menunjukkan pola serangan langsung. Dugaan kami hanya ada satu ekor yang agresif. Monyet lain tidak menunjukkan tanda membahayakan,” ujarnya.

Seluruh korban sudah mendapatkan vaksin dari puskesmas sebagai upaya pencegahan rabies. Sementara itu, monyet yang ditangkap saat ini menjalani pemeriksaan laboratorium.

Untuk langkah jangka panjang, pemerintah menunggu hasil rapat lintas sektor sebelum memutuskan tindakan lanjutan. Aditya memastikan opsi pemusnahan populasi tidak dipertimbangkan karena satwa tersebut berada di habitat aslinya dan selama ini tidak menimbulkan masalah.

“Selama ini aman saja. Masyarakat dan satwa bisa hidup berdampingan,” ungkapnya.

Ia berharap warga tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perilaku agresif satwa liar.

“Jangan diganggu, jangan diberi makan. Jika ada korban baru, segera ke puskesmas agar cepat ditangani. Semoga monyet yang diamankan memang pelakunya sehingga insiden berhenti,” tutupnya.

Berita Terkait

Diduga Tenggelam di Irigasi Mentaos, Motor Misterius Ditemukan Terparkir Sejak Pagi
Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial
RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel
Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:19 WITA

Diduga Tenggelam di Irigasi Mentaos, Motor Misterius Ditemukan Terparkir Sejak Pagi

Kamis, 30 April 2026 - 11:56 WITA

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 April 2026 - 11:50 WITA

RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA