Pemkab Banjar Gelar Baayun Maulid, 200 Anak PAUD Ikut Lestarikan Budaya Banjar

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 14:55 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id –Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Pariwisata dan Olahraga (Disbudporapar) kembali menggelar tradisi Baayun Maulid, Sabtu (20/9), bertempat di Aula KH Kasyful Anwar, Martapura.

Sebanyak 200 anak dari berbagai lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Banjar ikut serta dalam prosesi budaya tersebut. Tradisi ini digelar sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Ikhwansyah, yang menegaskan bahwa Baayun Maulid merupakan simbol komitmen Pemkab Banjar dalam melestarikan warisan budaya Banjar.

“Tradisi ini sejalan dengan misi kelima Pemerintah Kabupaten Banjar, yakni pengembangan budaya Banjar dan religiusitas masyarakat. Kita ingin anak-anak tumbuh dengan karakter berbasis nilai lokal,” ujarnya.

Baca Juga :  Desa Penglipuran: Sepotong Ketulusan dan Keindahan di Tanah Bali

Ikhwansyah juga mengajak orang tua agar terus melestarikan dan menurunkan tradisi ini sebagai bagian dari pendidikan karakter anak sejak dini.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya, menyampaikan bahwa Baayun Maulid bukan hanya kegiatan budaya, tapi juga sarana edukatif yang menyisipkan nilai-nilai moral dan spiritual.

“Tradisi ini mengajarkan kecintaan kepada Rasulullah, hormat kepada orang tua, dan kecintaan terhadap budaya Banjar. Di tengah tantangan globalisasi, nilai-nilai ini menjadi fondasi penting bagi generasi muda,” jelasnya.

Baca Juga :  Bunda PAUD Kotabaru Dukung Inovasi Pembelajaran Melalui Workshop Senam Ceria dan Deep Learning

Baayun Maulid atau dikenal pula dengan sebutan Baayun Mulud merupakan tradisi khas masyarakat Banjar, di mana bayi atau anak-anak diayun sambil dibacakan syair Maulid Nabi. Prosesi ini menjadi bentuk doa dan harapan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, saleh, dan berbudi pekerti luhur.

Tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa tradisi lokal masih mendapat tempat penting di tengah masyarakat. Pemkab Banjar berharap, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menjadi jembatan antar generasi dalam menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur.

 

 

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA