PT Palmina Paparkan Langkah Penanganan Banjir dalam RDP Bersama DPRD Banjar Dari Jangka Pendek Hingga Jangka Panjang

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – PT Palmina menyampaikan sikap dan rencana penanganan banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Banjar saat menghadiri rapat bersama DPRD, pemerintah daerah, dan perwakilan masyarakat, Kamis (22/01/2026).

Direktur Operasional PT Palmina, Leksono Budi Santoso, menyampaikan keprihatinan perusahaan atas kondisi banjir yang berdampak pada desa-desa di sekitar area operasional, khususnya wilayah ring satu.

Leksono menjelaskan bahwa perusahaan telah mengambil langkah awal berupa penyaluran bantuan kepada desa-desa terdampak. Bantuan tersebut, kata dia, akan diperluas ke wilayah ring dua sebagai bagian dari respons jangka pendek perusahaan.

Selain bantuan sosial, PT Palmina juga menyesuaikan aktivitas teknis di lapangan. Selama sepekan terakhir, operasional pompa air dikurangi hingga 47 persen untuk membantu menurunkan debit air di wilayah sekitar.

“Data operasional pompa kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar bisa dipantau bersama. Sebagian besar operator dan karyawan kami juga merupakan warga setempat,” kata Leksono.

Untuk penanganan jangka menengah, perusahaan menyatakan kesiapan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis guna merumuskan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya yang berkaitan dengan penerapan sistem pengelolaan air atau Water Management System (WMS).

Baca Juga :  Mahasiswa Program MKBT Dina Desa ULM Kenalkan GEMARIKAN dan Kesehatan Pangan kepada Siswa SDN Guntung Papuyu

Ia menekankan bahwa penerapan WMS harus didasarkan pada hasil survei lapangan dan kajian teknis agar sesuai dengan kondisi desa-desa terdampak.

“Kami siap mendukung dari sisi alat, pendanaan, tenaga kerja, desain hingga teknologi. Namun semua harus direncanakan bersama agar tidak memunculkan persoalan baru,” ujarnya.

Menurut Leksono, pekerjaan fisik WMS idealnya dilakukan pada musim kemarau. Karena itu, perusahaan menargetkan pelaksanaan pada periode Mei hingga Oktober 2026, dengan uji coba sistem saat memasuki musim hujan di akhir tahun.

Sementara untuk penanganan jangka panjang, seperti normalisasi sungai atau pembangunan tanggul utama, PT Palmina menyatakan akan mengikuti kebijakan dan arahan pemerintah karena proyek tersebut melibatkan kewenangan lintas sektor.

Ia juga menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat, aparat desa, instansi teknis, dan pemerintah daerah dalam setiap tahapan agar dampak lingkungan dapat ditekan seminimal mungkin.

Baca Juga :  Hari Ikan Nasional : Ratusan Ekor Cupang Ikuti Lomba di Banjar

“Kami tidak ingin berjalan sendiri. Semua pihak harus terlibat supaya penanganan benar-benar tepat sasaran,” ucapnya.

Terkait dokumen lingkungan, Leksono mengakui masih terdapat beberapa catatan, termasuk detail penanganan wilayah rawa dalam dokumen WMS. Namun kekurangan tersebut telah ditindaklanjuti melalui adendum AMDAL dan dinyatakan siap untuk dilakukan audit.

“Jika ada kekurangan, kami perbaiki. Kami terbuka dan siap diaudit. Investasi kami besar, sehingga kepatuhan terhadap aturan menjadi hal utama,” tegasnya.

Saat ini, desa yang masuk wilayah dampak langsung meliputi Galam Rabah, Makmur Karya, dan Alalak Padang. Meski demikian, PT Palmina telah menjalin komunikasi dengan perwakilan dari sembilan desa dan menyatakan kesiapan membantu tujuh desa lainnya di Kabupaten Banjar.

Untuk wilayah ring dua, perusahaan juga berencana menggandeng perusahaan-perusahaan anggota GAPKI Kalimantan Selatan agar penanganan dilakukan secara terpadu di tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Kami ingin kolaborasi ini berjalan nyata dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat. Targetnya, dampak positif sudah bisa terlihat pada 2026,” tutup Leksono.

Berita Terkait

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial
RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel
Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa 2026 Digelar, Pemkab Banjar Tekankan Adaptasi Aturan Baru
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:56 WITA

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 April 2026 - 11:50 WITA

RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Jumat, 24 April 2026 - 14:06 WITA

Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA