Tim BPBD Banjar Lakukan Pengecekan Rumah Warga yang Rusak Akibat Hembusan Angin Kuat

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 09:05 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga yang terdampak angin kencang (FOTO : BPBD BANJAR)

Rumah warga yang terdampak angin kencang (FOTO : BPBD BANJAR)

pro1.id, MARTAPURA – Usai diterpa angin kencang pada Sabtu malam (8/11/2025), sejumlah rumah warga di Kabupaten Banjar mengalami kerusakan. Menyikapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar langsung menurunkan tim untuk meninjau dan memverifikasi kondisi di lapangan.

Petugas dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Banjar mendatangi beberapa wilayah terdampak, di antaranya Desa Sungai Kitano dan Pematang Baru di Kecamatan Martapura Timur serta Desa Sungai Tuan Ilir di Kecamatan Astambul.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD, cuaca ekstrem tersebut berdampak pada delapan desa di lima kecamatan, dengan total 23 rumah rusak yang dihuni oleh 23 kepala keluarga atau sekitar 80 jiwa.

Baca Juga :  Hari Ikan Nasional : Ratusan Ekor Cupang Ikuti Lomba di Banjar

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Azhar Alamsyah, S.Sos menjelaskan bahwa verifikasi lapangan ini menjadi langkah awal sebelum penyaluran bantuan dilakukan.

“Kami ingin memastikan data yang masuk benar-benar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Hasil pengecekan inilah yang nantinya menjadi dasar pemberian bantuan,” ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (11/10/2025).

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Agus Siswanto, menambahkan bahwa proses verifikasi sangat penting agar penanganan pascabencana bisa tepat sasaran.

“Kami tidak hanya mengandalkan laporan tertulis. Setiap data diverifikasi langsung agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga,” katanya.

Pihak BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca tidak menentu di masa pancaroba, serta menjaga lingkungan sekitar agar risiko bencana bisa diminimalkan.

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA