pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui berbagai pelatihan. Kali ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) membuka pelatihan tata rias bagi 32 peserta dari empat kecamatan. Kegiatan dimulai di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Senin (24/11/2025).

Peserta pelatihan berasal dari Kecamatan Martapura, Karang Intan, Pengaron, dan Gambut. Setelah sesi pembukaan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA, peserta langsung mengikuti rangkaian materi yang telah disiapkan.
Ketua TP-PKK Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas, mendorong para peserta untuk percaya diri memulai usaha rias, bahkan dari lingkup kecil dan dari rumah sendiri.
“Yang penting berani menawarkan jasa. Kemampuan yang kalian pelajari bisa menjadi modal awal untuk memulai usaha,” ujarnya.
Nurgita menegaskan bahwa dunia tata rias memiliki peluang ekonomi yang terus terbuka.
“Kalau ditekuni, keterampilan ini dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang,” tambahnya.
Kepala Disnakertrans Banjar, Hj Siti Mahmudah, menjelaskan bahwa para peserta merupakan warga usia produktif yang belum memiliki pekerjaan tetap. Pilihan pelatihan tata rias diputuskan karena tingginya kebutuhan jasa rias di Kabupaten Banjar.
“Setiap ada wisuda, pernikahan, atau kegiatan formal lainnya, jasa perias selalu dibutuhkan. Ini peluang besar bagi peserta untuk berkembang secara mandiri,” jelasnya.
Pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga 28 November 2025. Peserta akan dibagi ke dalam dua kelas dan dibimbing oleh instruktur profesional dari LPK Dahlia dan LPK Riosari, serta mendapatkan sesi praktik dari brand kecantikan yang turut berpartisipasi.
Program ini disediakan secara gratis. Mahmudah berharap peserta tidak hanya berkompeten membuka usaha sendiri, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di masa depan.









