Peternak Banjar Dilatih Kelola Limbah Jadi Produk Bernilai Tambah

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 20:41 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Pertanian Kabupaten Banjar menyelenggarakan pelatihan inovatif bagi peternak untuk mengubah limbah ternak menjadi sumber pendapatan. Kegiatan ini mendapat respons positif dari sekitar 60 peserta yang terdiri dari petani, pengusaha, serta perwakilan perguruan tinggi dan instansi terkait, Kamis (27/11/2025), di Lantai Tiga Islamic Center Martapura.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Lulu Vila Vardi, menekankan pentingnya memanfaatkan seluruh potensi usaha peternakan.

“Limbah ternak sederhana seperti kotoran bisa diolah menjadi produk bernilai tambah, sehingga tidak ada yang terbuang,” jelasnya.

Baca Juga :  Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Desa Lok Tunggul, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Menurut Lulu, sektor peternakan unggulan Kabupaten Banjar didominasi sapi potong, ayam broiler, dan itik. Dengan dukungan kondisi geografis, demografi peternak, dan potensi pasar, Banjar memiliki peluang besar untuk mengembangkan sistem Zero Waste dalam peternakan.

Narasumber dari Mitra Tani Farm Bogor, Budi Susilo Setiawan, menambahkan bahwa konsep Zero Waste merupakan metode intensifikasi usaha berbasis integrated farming system. Dari satu jenis limbah, seperti kotoran ternak, bisa dihasilkan lima produk turunan: rumput olahan, kotoran segar, kompos, sayuran organik, hingga ikan yang memanfaatkan limbah sayuran sebagai pakan.

Baca Juga :  Program “Jembatan Hati” Lapas Narkotika Karang Intan Satukan Warga Binaan dengan Keluarga

“Yang penting konsistensi dan kesesuaian produk dengan kebutuhan lokal. Jika dikelola dengan baik, seluruh produk limbah ini dapat meningkatkan pendapatan peternak,” kata Budi.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal bagi peternak Banjar untuk menerapkan sistem Zero Waste secara berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA