pro1.id, AGAM –Data terbaru Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam per 30 November 2025 mencatat Kecamatan Palembayan sebagai wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa di kecamatan tersebut melonjak drastis dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
“Pukul 10.30 WIB, korban jiwa di Palembayan tercatat 69 orang. Hingga pukul 23.00 WIB, jumlah itu bertambah 28 orang menjadi total 97 korban meninggal dunia,” ujar Abdul dalam keterangan yang diterima, Senin (1/12/2025).
Selain itu, nilai kerugian juga terus meningkat. Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, total kerugian mencapai Rp59,8 miliar.
“Angka ini kemungkinan masih bertambah, mengingat banyak wilayah yang belum bisa dijangkau tim akibat akses tertutup longsor,” tambahnya.
Saat ini, tim penanganan bencana terus berupaya membuka jalur ke lokasi-lokasi yang masih terisolasi guna melanjutkan proses pencarian, evakuasi, dan pendataan kerusakan secara menyeluruh. (Sumber : Infopublik)









