pro1.id, MARTAPURA – Upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan ketahanan daerah terhadap bencana mendapat perhatian internasional. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menerima kunjungan delegasi Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH, lembaga kerja sama pembangunan yang dimiliki Pemerintah Federal Jerman.

Kunjungan tersebut berlangsung di Kantor BPBD Banjar dan menjadi forum penting untuk bertukar informasi mengenai pengurangan risiko bencana, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Rombongan GIZ hadir bersama Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FK PRB) API, Sekretaris FK PRB Warhamni, serta jajaran BPBD Banjar meliputi Plt Sekretaris, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kasi Pencegahan, dan Kasi Rehabilitasi-Rekonstruksi. Pertemuan diisi dengan dialog teknis mengenai tantangan kebencanaan dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banjar, H Abdullah Fahtar menjelaskan, GIZ merupakan badan resmi milik Pemerintah Jerman yang mengelola berbagai program kerja sama internasional melalui Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ).
“Kunjungan ini merupakan kegiatan monitoring yang dilakukan GIZ untuk memastikan program kerja sama Indonesia–Jerman berjalan sesuai sasaran dan memberikan dampak nyata bagi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, Kabupaten Banjar termasuk dalam daftar wilayah yang ditinjau bersama Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso sejak 29 November hingga 2 Desember 2025. Delegasi juga akan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Tanah Laut setelah dari Banjar.
Di luar topik kebencanaan, tim GIZ turut meninjau implementasi sanitary landfill sebagai bagian dari penguatan pengelolaan sampah daerah. Teknologi ini dinilai mampu menekan risiko pencemaran dan mendukung pembangunan lingkungan yang lebih aman serta tangguh dari ancaman bencana.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Dukungan GIZ menjadi dorongan penting bagi Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana dan perbaikan infrastruktur pendukung,” ungkap Fahtar.
Pemkab Banjar berharap kunjungan ini memperluas kolaborasi internasional, khususnya dalam bidang mitigasi bencana, tata kelola lingkungan, dan peningkatan ketahanan masyarakat secara berkelanjutan.









