Permukaan Air Sungai Riam Kiwa dan Riam Kanan Siaga Satu, BPBD Kalsel Pantau Ketat dan Imbau Warga Waspada

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto : Instagram Resmi BPBD Kalsel)

(Foto : Instagram Resmi BPBD Kalsel)

pro1.id, BANJARBARU – Kenaikan permukaan air di dua sungai besar di Kalimantan Selatan kembali menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel. Pemerintah provinsi meminta masyarakat yang tinggal di daerah hilir untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi banjir pada musim penghujan saat ini, Selasa (9/12/2025).

Data terbaru dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menunjukkan bahwa ketinggian air di Sungai Riam Kiwa mencapai 8,60 meter, sedangkan Sungai Riam Kanan berada di angka 6,80 meter. Keduanya masuk kategori waspada, sehingga pemantauan diperketat.

Ariansyah, Kasubbid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, mengungkapkan bahwa status siaga 1 mulai diberlakukan sejak Senin sore. Informasi tersebut segera diteruskan kepada pihak terkait dan warga yang berada di jalur aliran sungai.

Baca Juga :  Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

“Status siaga 1 sudah kami aktifkan sejak pagi, dan notifikasi sudah disalurkan ke daerah-daerah yang berpotensi terdampak,” ujarnya.

Hingga sore hari, BPBD belum menerima laporan adanya permukiman yang terendam banjir. Kondisi debit air pun disebut masih stabil.

“Laporan yang kami terima hingga pukul 17.00 Wita tidak menunjukkan ada rumah warga yang terendam,” katanya.

Menurut pantauan petugas lapangan BWS, elevasi air di bagian hulu justru mulai menunjukkan tren penurunan, menandakan kondisi sementara relatif terkendali.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Kalindo

“Informasi dari petugas di lapangan menyebutkan bahwa air di hulu sudah berangsur turun,” jelas Ariansyah.

Kendati demikian, BPBD tetap meminta masyarakat melaporkan segala tanda yang berpotensi menjadi ancaman, baik melalui aparat desa maupun call center Pusdalops BPBD Kalsel di 0857-7603-2729.

Ariansyah juga mengingatkan warga bantaran sungai untuk menyiapkan langkah mitigasi, mulai dari menentukan tempat evakuasi hingga mempersiapkan perlengkapan darurat dan dokumen penting.

“Jika situasi berkembang menjadi tidak aman, evakuasi mandiri adalah langkah terbaik untuk dilakukan lebih awal,” tegasnya.

Berita Terkait

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan
DPRD Banjarbaru Proses Pergantian Ketua, Nama Muhammad Syahrial Diusulkan Gantikan Gusti Rizky
Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik
Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu
Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:41 WITA

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:37 WITA

DPRD Banjarbaru Proses Pergantian Ketua, Nama Muhammad Syahrial Diusulkan Gantikan Gusti Rizky

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Berita Terbaru

Kota Banjarbaru

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:41 WITA

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA