Kenaikan Air Sungai Riam Kanan, DKPP Banjar Minta Pembudidaya dan Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Banjar dan sebagai Plt Kabid Perikanan Tangkap DKPP Banjar, Bandi Chairullah

Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Banjar dan sebagai Plt Kabid Perikanan Tangkap DKPP Banjar, Bandi Chairullah

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar mengeluarkan peringatan dini bagi para pelaku perikanan, baik pembudidaya maupun nelayan, setelah adanya laporan peningkatan tinggi muka air (TMA) di Sungai Riam Kanan dari BPBD Kalsel pada Selasa (9/12/2025).

Data terbaru yang disampaikan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III menunjukkan bahwa permukaan air di Sungai Riam Kanan naik hingga mencapai elevasi 6,80 meter. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu aktivitas budidaya dan penangkapan ikan.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKPP Banjar, Bandi Chairullah, mengatakan bahwa cuaca ekstrem dan kenaikan debit air harus diantisipasi serius oleh pembudidaya yang menggunakan keramba maupun yang beroperasi di sekitar waduk.

“Dengan ketinggian air yang sudah mencapai lebih dari 6,8 meter, penguatan tali keramba menjadi langkah paling mendesak. Bila kondisi masih terus meningkat, pemindahan ikan ke kolam darat bisa menjadi pilihan untuk mengurangi risiko kehilangan stok,” jelas Bandi.

Baca Juga :  Dishub Banjar Tegaskan Rute Sungai Tetap Kondusif, Lampu Navigasi Dipasang di Bawah Jembatan

Ia juga mengingatkan pembudidaya kolam air tenang agar memperhatikan kualitas air selama curah hujan tinggi. Bandi menyebut perubahan suhu dan debit air secara tiba-tiba dapat menyebabkan stres pada ikan, bahkan berujung pada kematian massal.

“Vitamin tambahan, terutama vitamin C, dan pemberian garam sangat membantu menjaga daya tahan ikan. Pastikan pula saluran pembuangan tidak tersumbat dan tetap berfungsi agar air tidak meluap saat aliran dari hulu meningkat,” katanya.

Selain sektor budidaya, Bandi yang juga menjabat sebagai Plt Kabid Perikanan Tangkap turut mengingatkan nelayan di daerah pesisir, termasuk wilayah Kecamatan Aluh-Aluh. Ia menjelaskan bahwa nelayan sedang menghadapi potensi gelombang tinggi dan angin kencang yang beberapa hari terakhir dipicu cuaca ekstrem.

Baca Juga :  ULM Rayakan Dies Natalis ke-67, Perkuat Peran dalam Pembangunan SDM dan Riset

“Sebelum berangkat, pantau dulu kondisi cuaca. Bila gelombang tidak bersahabat, keselamatan harus didahulukan. Jangan memaksakan diri,” tegasnya.

Bandi juga menekankan pentingnya perlengkapan keselamatan di kapal bagi nelayan yang tetap memilih melaut. “Pastikan membawa pelampung, kompas, dan alat keselamatan lainnya. Bila tetap turun ke laut, jangan berlayar jauh dari pelabuhan atau titik keberangkatan,” imbaunya.

Dengan kondisi cuaca yang tidak stabil, DKPP Banjar kembali mengimbau seluruh pelaku perikanan untuk disiplin menjalankan langkah pengamanan agar kegiatan tetap berjalan dengan aman tanpa mengabaikan keselamatan.

Berita Terkait

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA