Pemkab Banjar Susun Arah Kebijakan Sanitasi Berbasis Data Lewat Kajian EHRA

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto persama usai pembukaan acara

Foto persama usai pembukaan acara

pro1.id, BANJARBARU – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kesehatan melaksanakan pemaparan hasil akhir kajian Environmental Health Risk Assessment (EHRA) sebagai bagian dari upaya menyusun perencanaan sanitasi yang sesuai dengan kondisi nyata masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Roditha Banjarbaru, Selasa (16/12/2025).

Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dian Marliana, menjelaskan bahwa EHRA menjadi instrumen penting untuk memetakan kondisi sanitasi, kebersihan lingkungan, dan perilaku masyarakat di tingkat rumah tangga.

“Studi EHRA ini sangat krusial karena memberi gambaran menyeluruh tentang kondisi sanitasi dan perilaku masyarakat. Hasilnya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang tepat sasaran,” ujar Dian.

Ia menambahkan bahwa dokumen EHRA, setelah difinalisasi, akan diserahkan secara resmi kepada Kementerian Kesehatan dan digunakan sebagai acuan utama bagi seluruh perangkat daerah dalam merancang program kerja terpadu.

Baca Juga :  Hari Kedua Sosialisasi Kencana 2025, BPBD Banjar Perkuat Kecamatan Tangguh Bencana

“Bappeda, Dinas Kesehatan, PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait lainnya akan menggunakan dokumen ini sebagai rujukan agar perencanaan pembangunan sanitasi lebih terintegrasi,” tambah Dian.

Sementara itu, Rusmiati Agustina, Kepala Seksi Kesehatan Kerja, Lingkungan, dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, menjelaskan bahwa paparan dilakukan oleh tim ahli independen dengan melibatkan masukan dari Kementerian Kesehatan.

“Proses kajian mencakup pengumpulan data lapangan, pengolahan, hingga analisis. Ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi nyata di lapangan,” kata Rusmiati.

Ia menambahkan bahwa dokumen EHRA saat ini masih pada tahap pemaparan akhir dan belum ditetapkan secara formal. Penandatanganan dan penyerahan resmi dokumen akan dilakukan setelah seluruh masukan dari lintas sektor ditindaklanjuti.

Hasil sementara studi menunjukkan lima pilar STBM yang menjadi fokus analisis, yaitu: penghentian buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair.

Baca Juga :  Pembangunan Fasilitas Olahraga di Banjar Hampir Tuntas, Pekerjaan Dikejar Selesai Akhir Tahun

“Untuk pilar pertama, Kabupaten Banjar sudah mencapai sekitar 92 persen perubahan perilaku. Namun empat pilar lain masih memerlukan perhatian dan peningkatan berkelanjutan,” ujar Rusmiati.

Ia menegaskan, peningkatan sanitasi tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan. “Misalnya pembangunan jamban memerlukan kolaborasi dengan PUPR. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini,” jelasnya.

Secara keseluruhan, kondisi sanitasi di Kabupaten Banjar dinilai memadai, namun masih perlu ditingkatkan agar lebih aman bagi kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah berharap, hasil final EHRA dapat menjadi dasar kebijakan sanitasi yang lebih terpadu dan berkelanjutan di masa mendatang.

Berita Terkait

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga
Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55 WITA

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Berita Terbaru

Kota Banjarbaru

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:41 WITA

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA