pro1.id, MARTAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menunjukkan langkah cepat dalam menangani bencana angin puting beliung yang melanda Desa Melayu RT 06, Kecamatan Martapura Timur, Selasa (23/12/2025).
Berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi petugas di lapangan, sedikitnya 13 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, dengan total 13 kepala keluarga atau 29 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.
Tidak menunggu waktu lama, BPBD Kabupaten Banjar langsung menyalurkan bantuan logistik darurat pada hari yang sama setelah data dinyatakan valid. Langkah ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus memastikan kondisi pascakejadian tetap terkendali.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, mengatakan bahwa kecepatan respons menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
“Begitu laporan kami terima, tim langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan asesmen. Setelah data terverifikasi, bantuan logistik segera diserahkan kepada warga terdampak,” ujar Yayan Daryanto.
Penyaluran bantuan dilaksanakan langsung di lokasi kejadian dan turut disaksikan anggota DPRD Kabupaten Banjar bersama Camat Martapura Timur, sebagai bentuk kolaborasi antar unsur pemerintahan dalam penanganan bencana.
Yayan mengungkapkan, saat ini Kabupaten Banjar berada dalam status siaga darurat bencana, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang.
“Kami mengimbau warga, khususnya yang berada di wilayah terbuka dan rawan bencana, agar tetap waspada. BPBD terus melakukan pemantauan dan siap melakukan respons cepat apabila terjadi kejadian lanjutan,” tegasnya.
BPBD Kabupaten Banjar juga akan melanjutkan proses pendataan tingkat kerusakan rumah sebagai dasar penanganan pascabencana dan pengajuan bantuan lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.









