FAJI Kalsel Salurkan Bantuan dan Edukasi Kebencanaan ke Warga Terdampak Banjir di Murung Mesjid dan Kampung Jawa

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:39 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan bersama sejumlah komunitas, penggiat lingkungan (Mapala Piranha ULM dan KPA-P) serta rekan-rekan media menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dan kepedulian terhadap bencana banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

 

Ketua FAJI Kalimantan Selatan, Bandi Chairullah menjelaskan, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya penggiat lingkungan (Mapala Piranha ULM dan KPA-P), serta media, yang bersama-sama bersinergi dalam penanganan kebencanaan.

 

“Hari ini kami dari Federasi Arung Jeram Indonesia Kalimantan Selatan bersama para penggiat lingkungan serta rekan-rekan media berkolaborasi secara sinergis dalam merespons bencana banjir yang terjadi,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, FAJI Kalsel menyalurkan sebanyak 100 paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti susu, kecap manis, beras, telur mie instan, minyak goreng dan air mineral. Bantuan ini dibagikan di dua lokasi terdampak banjir, yakni Desa Murung Mesjid dan wilayah Kampung Jawa, Kabupaten Banjar.

Bandi menyampaikan, kondisi masyarakat terdampak banjir saat ini sangat memprihatinkan. Menurutnya, banjir yang terjadi merupakan fenomena alam yang berulang sehingga perlu disikapi secara serius melalui edukasi lingkungan dan mitigasi kebencanaan.

Baca Juga :  Hayatun Nupus Resmi Jabat Kepala Disdukcapil Kabupaten Banjar, Akhiri Kekosongan Jabatan Definitif

 

“Kami sangat prihatin dengan kondisi masyarakat. Ini memang bencana alam, namun kita juga harus memberikan edukasi lingkungan serta bagaimana mitigasi kebencanaan agar dampaknya bisa diminimalisir,” katanya.

Ia juga menekankan, pentingnya peran seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pihak swasta, CSR perusahaan, serta masyarakat yang mampu, untuk bersama-sama mencari solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir.

 

“Banjir ini sudah menjadi rutinitas. Ke depan, bahkan sampai 20 tahun mendatang, perlu ada perencanaan relokasi atau setidaknya pembangunan rumah panggung agar rumah warga lebih aman. Ini membutuhkan peran stakeholder dan kepedulian bersama,” jelasnya.

 

Selain penyaluran bantuan, FAJI Kalsel juga berencana melakukan pendataan lanjutan terkait kebutuhan masyarakat, seperti perlengkapan bayi, suplemen kesehatan, dan perlengkapan kebersihan. Ke depan, FAJI Kalsel juga menggagas program dapur berjalan, yakni memasak langsung di lokasi yang membutuhkan agar bantuan dapat dirasakan secara cepat dan tepat sasaran.

 

Sementara itu, salah seorang warga Desa Murung Mesjid, Hakimah mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bahwa banjir yang terjadi kali ini merupakan yang keempat kalinya dalam satu bulan terakhir.

Baca Juga :  BPBD Banjar Salurkan Dana Bantuan bagi Korban Angin Kencang di Dua Desa

 

“Alhamdulillah, sangat terbantu. Kurang lebih sudah setengah bulan banjir, dan ini sudah keempat kalinya air masuk ke rumah,” ungkapnya.

 

Ia menyebutkan, banjir kali ini terasa berbeda karena terjadi saat momen pergantian tahun.

 

“Baru kali ini tahun baru banjir sampai masuk ke dalam rumah. Sebelumnya belum pernah separah ini,” katanya.

 

Hakimah berharap pemerintah dan pihak terkait dapat lebih memperhatikan kondisi masyarakat yang kerap terdampak banjir, serta semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu.

 

“Mudah-mudahan pemerintah bisa memikirkan masyarakat yang kebanjiran. Semoga yang lain juga tergerak hatinya untuk membantu,” tutupnya.

 

Pembina Mapala Piranha ULM, M. Ihsanul Hakim mengatakan, pihak kami langsung turun ke masyarakat untuk aksi sosial agar yang terdampak banjir dapat terbantu.

 

“Seperti yang kita lihat sendiri, terlihat banyak sekali terdampak banjir dan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan, semoga aksi sosial kami ini dapat meringankan beban mereka yang aktivitasnya cukup terganggu karena banjir dan dapat membangun empati kepada pihak-pihak yang mempunyai rejeki lebih yang dapat disalurkan,” tuturnya.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA