pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kecamatan Kertak Hanyar menyiapkan dapur umum untuk membantu warga terdampak banjir akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Langkah ini diambil agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, meski sebagian rumah terendam air.
Camat Kertak Hanyar, Gusti Noviar, menyampaikan bahwa dapur umum menjadi solusi cepat bagi warga yang kesulitan memasak karena genangan air masuk ke dalam rumah.
“Kami ingin memastikan warga tetap mendapatkan makanan. Dapur umum ini membantu mereka yang rumahnya sudah tergenang, sehingga tidak lagi terbebani menyiapkan makan sehari-hari,” ujar Gusti Noviar, Minggu (4/01/2026).
Menurutnya, dapur umum akan terus beroperasi selama genangan air masih ada. Koordinasi dengan tiap desa dan kelurahan juga dilakukan agar distribusi makanan lebih merata dan tepat sasaran.
Pembakal Kertak Hanyar II, Mardani, menjelaskan saat ini dapur umum melayani sekitar 240 warga dari 60 rumah yang terdampak.
“Kami menyiapkan logistik mulai dari beras, mi instan, telur, sarden, hingga minyak goreng. Untuk hari ini ada sekitar 250 bungkus nasi yang dibagikan langsung kepada warga,” jelasnya.
Meski ketinggian air di beberapa titik mencapai sekitar 30 sentimeter, sebagian besar aktivitas warga tetap berjalan. Namun kegiatan memasak dan pekerjaan rumah lainnya terhambat karena genangan air.
Operasional dapur umum ini melibatkan Anggota Dewan Banjar, perangkat desa, personel TNI, Polsek, Karang Taruna, serta relawan lokal. Langkah ini dinilai sangat membantu warga, terutama mereka yang benar-benar terdampak hingga harus memasak di atas genangan air.
Wilayah terdampak banjir di Kecamatan Kertak Hanyar antara lain Desa Manarap, Desa Simpang Empat, Desa Belayung Baru, Desa Kertak Hanyar II, dan beberapa kelurahan lainnya. Pemerintah setempat terus memantau kondisi air seiring hujan yang masih turun.









