pro1.id, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarbaru menggelar pembukaan Bimbingan Manasik Haji bagi Jemaah Haji Reguler Tingkat Kota Banjarbaru Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan berlangsung di Aula Gawi Sabarataan, Sabtu (14/02/2026).
Asisten I Wali Kota Banjarbaru Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rizana Mirza, menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan panggilan mulia yang dinantikan setiap muslim, terlebih dengan masa tunggu yang cukup panjang.
“Ibadah haji adalah anugerah besar. Manasik ini menjadi bekal penting agar para calon jemaah memahami rukun, wajib, dan sunnah haji sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, mandiri, dan penuh keyakinan,” ujarnya.
Ia juga berharap para jemaah turut mendoakan Kota Banjarbaru saat berada di Tanah Suci, khususnya di tempat-tempat mustajab di Makkah dan Madinah.
“Mohon selipkan doa untuk kota kita tercinta agar Banjarbaru senantiasa aman, kondusif, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Subbagian Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarbaru, Ahmad Shafwani, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang mengikuti manasik telah melunasi biaya perjalanan haji pada tahap pertama dan kedua, sehingga dipastikan masuk dalam daftar keberangkatan tahun 2026.
“Seluruh jemaah yang hadir hari ini sudah melunasi dan siap berangkat sesuai jadwal,” jelasnya.
Ia mengatakan, kemungkinan penambahan jemaah masih dapat terjadi apabila terdapat kuota kosong, misalnya karena faktor kesehatan atau alasan lainnya.
“Beberapa waktu lalu ada tambahan dua jemaah yang naik porsi. Perubahan masih mungkin terjadi hingga sekitar dua bulan sebelum keberangkatan, tergantung ketersediaan kuota,” katanya.
Terkait pelaksanaan bimbingan, manasik haji di Banjarbaru dilaksanakan sebanyak lima kali pertemuan, terdiri atas empat kali di tingkat kecamatan dan satu kali di tingkat kota. Pembagian kelompok meliputi Kecamatan Banjarbaru Utara, Banjarbaru Selatan, serta gabungan Kecamatan Liang Anggang, Landasan Ulin, dan Cempaka.
Menurut Ahmad, pelaksanaan di tingkat kecamatan sebelumnya telah dilakukan di beberapa masjid. Karena jumlah jemaah di sejumlah kecamatan belum memenuhi satu kelompok penuh, maka sebagian digabung menjadi tiga kelompok besar.
Melalui kegiatan ini, para calon jemaah diharapkan semakin siap secara pengetahuan, fisik, dan mental untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026 mendatang.









