pro1.id, PENAJAM – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan komitmennya menghadirkan keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan nilai religius di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Kalimantan Timur.
Mulai Rabu malam (18/02/2026), salat tarawih berjamaah resmi digelar di Masjid Negara IKN. Kepastian tersebut disampaikan jajaran humas OIKN menyusul kunjungan Wakil Menteri Agama RI, Muhammad Syafi’i, ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN sepekan sebelumnya.
Informasi internal OIKN menyebutkan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan rangkaian ibadah Ramadan di masjid yang menjadi ikon religius di ibu kota baru tersebut. Bahkan, saat waktu Subuh dalam kunjungan singkatnya, Muhammad Syafi’i berkesempatan menjadi imam salat berjamaah.
Meski detail pembahasan tidak dipublikasikan secara resmi, fokus kunjungan disebut untuk memastikan kegiatan keagamaan selama Ramadan tersusun rapi. Hal ini menjadi penanda bahwa IKN tidak semata berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kehidupan spiritual masyarakatnya.
Masjid Negara IKN sendiri memiliki desain arsitektur yang khas. Kubahnya dirancang menyerupai lipatan surban, memberikan identitas visual yang unik sekaligus memperkaya khazanah arsitektur masjid di Nusantara.
Bangunan masjid berkapasitas besar ini dikonfirmasi mampu menampung hingga sekitar 13.000 jamaah termasuk area teras. OIKN juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk melaksanakan ibadah di sana, tidak hanya warga sekitar kawasan IKN, tetapi juga dari daerah lain termasuk Kabupaten Paser sebagai wilayah tetangga.
Dengan dimulainya tarawih berjamaah di Masjid Negara IKN, OIKN berharap kawasan ibu kota baru tidak hanya tumbuh sebagai pusat pemerintahan modern, tetapi juga sebagai ruang peradaban yang religius dan inklusif bagi seluruh masyarakat. (SUMBER KUTIF : KANDILO.COM)









