Kampung Putra Bulu: Harmoni Kuliner, Wahana Air, dan Panorama Alam di Kabupaten Banjar

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wahana Air di Kampung Putra Bulu

Wahana Air di Kampung Putra Bulu

pro1.idSekitar 17 kilometer dari Bundaran Banjarbaru, tersembunyi sebuah destinasi wisata keluarga yang tengah naik daun: Kampung Putra Bulu.

Lebih dari sekadar rumah makan lesehan, tempat ini menyuguhkan perpaduan unik antara kuliner, rekreasi, dan panorama alam dalam satu kawasan yang lengkap.

Dari Lesehan Tradisional ke Wisata Keluarga

Berawal dari konsep rumah makan lesehan bernuansa pedesaan, Kampung Putra Bulu kini menjelma menjadi kawasan wisata multifungsi. Pengunjung disambut deretan 20 gazebo kecil dan 2 gazebo besar berkapasitas hingga 30 orang, yang tersebar di area terbuka hijau. Suasana tenang dan hembusan angin segar menjadi teman ideal menyantap hidangan Nusantara, Western, hingga Asia, dengan menu bakaran sebagai favorit.

“Kami ingin menghadirkan suasana makan yang berbeda. Lesehan di alam terbuka, sambil menikmati suara air dan angin pegunungan,” ujar Zainuddin, Supervisor Kampung Putra Bulu.

Wahana Air yang Menantang dan Menghibur

Bagi pencinta air dan tantangan, berbagai wahana seru tersedia di lokasi. Mulai dari jet ski (Rp350.000/15 menit), banana boat dan donat boat (Rp200.000 per sesi untuk 5 orang), hingga perahu keliling dan bebek air yang cocok untuk keluarga. Bagi yang ingin lebih tenang, tersedia juga kano dan area untuk sekadar bersantai di dermaga sambil menikmati danau.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pemantauan Harga Sembako di Pasar Kalindo

Bermain, Berinteraksi, hingga Memancing

Kampung Putra Bulu juga ramah anak-anak. Ada arena bermain dan kolam koi interaktif tempat anak-anak bisa memberi makan ikan hanya dengan Rp10.000. Sementara bagi orang tua atau pengunjung dewasa yang mencari ketenangan, tersedia area memancing dengan fasilitas penyewaan alat lengkap.

“Kami ingin semua usia merasa punya aktivitas di sini. Anak-anak bisa bermain, orang tua bisa memancing atau bersantai menikmati pemandangan,” tambah Zainuddin.

Panorama Gunung dan Sunset yang Memikat

Salah satu daya tarik utama Kampung Putra Bulu adalah pemandangan alam yang memukau. Kawasan ini dikelilingi hijaunya perbukitan dan pegunungan, menciptakan latar belakang yang sempurna untuk melepas penat. Saat senja tiba, pengunjung akan disuguhkan panorama sunset dramatis yang menambah nilai estetika tempat ini.

Harga Terjangkau, Fasilitas Lengkap

Tak hanya menyenangkan, Kampung Putra Bulu juga menghadirkan pengalaman yang terjangkau. Tiket masuk dibanderol:

  • Rp 15.000 (hari biasa)
  • Rp 20.000 (akhir pekan)
  • Rp 25.000 (hari libur nasional)
Baca Juga :  PT Palmina Mulai Realisasikan Penanganan Banjir, Bantuan Warga Jadi Prioritas Awal

Jam operasional:

  • 08.00–18.00 (hari kerja)
  • 08.00–21.00 (akhir pekan)

Tersedia fasilitas pendukung seperti toilet bersih, shower, dan area istirahat.

Menuju Fasilitas Menginap: Glamping dan Vila

Tak berhenti berinovasi, pengelola Kampung Putra Bulu kini tengah mempersiapkan area glamping dan vila yang akan dibangun di seberang lokasi utama. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman bermalam di alam terbuka dengan kenyamanan modern.

“Harapannya, siapa pun yang datang bisa merasakan suasana berbeda. Mulai dari makan lesehan, menikmati wahana, memancing, sampai nantinya menginap di glamping dengan panorama gunung dan sunset,” tutup Zainuddin.

Tempat Ideal untuk Rekreasi dan Relaksasi

Dengan kombinasi kuliner, permainan air, ruang hijau, dan panorama pegunungan, Kampung Putra Bulu menjadi destinasi wisata keluarga yang komplit. Bagi warga Banjar, Banjarbaru, dan sekitarnya, tempat ini menawarkan alternatif liburan yang tak jauh dari kota namun mampu menghadirkan suasana tenang dan segar—sebuah tempat sempurna untuk melepas penat dan mempererat kebersamaan.

 

Berita Terkait

Doyam Tangkolapan: Delapan Panggung Air Alami di Pedalaman Long Ikis
Desa Penglipuran: Sepotong Ketulusan dan Keindahan di Tanah Bali
Menari Bersama Legenda: Menyelami Magisnya Barong dan Kris Dance di Barong Seraya Budaya
Kampung Papuyu Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Edukasi, DKPP Banjar Garap Master Plan Pengembangan
Semilir Angin di Tepi Sungai Martapura, Hadirkan Damai di Gazebo Sederhana
The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone
From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen
Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 November 2025 - 17:28 WITA

Doyam Tangkolapan: Delapan Panggung Air Alami di Pedalaman Long Ikis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:59 WITA

Desa Penglipuran: Sepotong Ketulusan dan Keindahan di Tanah Bali

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:25 WITA

Menari Bersama Legenda: Menyelami Magisnya Barong dan Kris Dance di Barong Seraya Budaya

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:46 WITA

Kampung Papuyu Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Edukasi, DKPP Banjar Garap Master Plan Pengembangan

Jumat, 19 September 2025 - 14:42 WITA

Semilir Angin di Tepi Sungai Martapura, Hadirkan Damai di Gazebo Sederhana

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA