Teh Mint hingga Pertanian Jadi Unggulan Pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA — Beragam program kemandirian terus dikembangkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan sebagai bagian dari pembinaan warga binaan. Mulai dari produk minuman herbal hingga pelatihan pertanian dan otomotif, semuanya diarahkan untuk membekali mereka saat kembali ke masyarakat.

 

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyebut salah satu produk unggulan yang kini menjadi bagian dari branding pemasyarakatan adalah Teh Mint.

 

“Teh Mint ini menjadi salah satu produk unggulan dalam program branding pemasyarakatan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Ini kebanggaan kami karena diproduksi langsung oleh warga binaan,” ujarnya, Rabu (4/03/2026).

Baca Juga :  Revitalisasi PJU di Ruas Ahmad Yani Rampung, DPRKPLH Banjar Pastikan Siap Dukung Puncak 5 Rajab

 

Selain Teh Mint, warga binaan juga memproduksi kain sasirangan khas Kalimantan Selatan. Tak hanya di sektor kerajinan, pelatihan teknis juga diberikan, seperti merakit, memodifikasi, hingga memperbaiki sepeda motor.

 

“Kami cukup banyak kegiatan. Ada sasirangan, ada juga perakitan dan perbaikan motor,” jelasnya.

 

Saat ini, lanjut Yugo, sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama pembinaan. Warga binaan diajarkan teknik bercocok tanam secara menyeluruh, mulai dari proses pemupukan hingga penanaman.

Baca Juga :  Pencarian di Sungai Balimau Masuki Hari Kedua, Tim SAR Perluas Area Penyisiran

 

“Saat ini yang utama kami dorong adalah pertanian. Harapannya ketika mereka kembali ke rumah, mereka sudah punya bekal. Dari cara memupuk sampai menanam, semuanya kami ajarkan,” katanya.

 

Melalui berbagai program tersebut, pihak lapas berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan produktif yang dapat menjadi modal usaha dan sumber penghidupan setelah bebas nanti.

Berita Terkait

Musholla Abu Yazid Al Busthami Martapura Bagikan Ratusan Takjil di Depan Masjid Al Karomah
TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026
Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru
Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara
ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Banjar Gelar Apel Operasi Ketupat Intan 2026, Ratusan Personel Disiagakan Amankan Idulfitri
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Pekauman, Wabup Imbau Warga Waspada Saat Tinggalkan Rumah
BPBD Banjar Salurkan Bantuan Dana untuk 22 KK Terdampak Angin Puting Beliung
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:14 WITA

Musholla Abu Yazid Al Busthami Martapura Bagikan Ratusan Takjil di Depan Masjid Al Karomah

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:32 WITA

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:10 WITA

Wabup Banjar Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rabithah Alawiyah Martapura–Banjarbaru

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:00 WITA

Dua Bersaudara Pelaku Pembunuhan di Paramasan Divonis 20 Tahun Penjara

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WITA

ATM BCA di Martapura Diduga Jadi Target Pembobolan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru