pro1.id, TANAH GROGOT – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Paser memastikan ketersediaan daging sapi menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman.

Kepala Disbunnak Paser, Djoko Bawono, mengatakan pasokan daging di daerah tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Insya Allah stok daging aman untuk menghadapi Idulfitri. Sampai sekarang pasokan masih tersedia,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon oleh tim Proone.id, Senin (16/03/2026).
Ia menjelaskan, setiap hari pemotongan sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Rata-rata pemotongan mencapai tiga hingga lima ekor sapi per hari, bahkan pada beberapa waktu terakhir meningkat hingga delapan ekor.
Menurut Djoko, selain daging segar dari pemotongan lokal, saat ini daging beku juga banyak beredar di pasaran. Produk tersebut umumnya dipasok ke berbagai outlet yang memiliki fasilitas penyimpanan dingin.
“Yang cukup banyak di pasaran itu sekarang daging beku. Sudah masuk ke beberapa outlet yang punya cold storage,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari pasar, harga daging sapi segar saat ini berada di kisaran Rp160 ribu per kilogram menjelang Idulfitri.
“Informasi terakhir sekitar Rp160 -170 ribu per kilogram,” jelasnya.
Ia menambahkan, harga daging beku biasanya lebih murah karena berasal dari impor, berbeda dengan daging segar yang berasal dari pemotongan sapi lokal.
Meski demikian, Djoko menyoroti harga pembelian sapi dari peternak yang dinilai masih relatif rendah. Kondisi tersebut menurutnya kerap menimbulkan selisih harga cukup besar antara harga beli dari peternak dan harga jual di pasar.
“Kadang sapi pejantan dibeli dari peternak dengan harga yang cukup murah, tapi dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Disbunnak Paser juga mengimbau agar para pelaku usaha tetap memperhatikan kewajaran harga, terutama dalam pembelian sapi dari peternak lokal.
“Kami berharap sapi dari peternak lokal bisa dihargai lebih sewajarnya,” pungkasnya.









