Belum Ada Laporan Resmi, Disbunnak Paser Cek Isu Kematian Massal Sapi yang Beredar di Medsos

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu gambar yang beredar (Foto : Istimewa)

Salah satu gambar yang beredar (Foto : Istimewa)

pro1.id, TANAH GROGOT – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Paser menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait dugaan kasus kematian massal sapi yang sempat beredar di media sosial dan grup percakapan.

Kepala Disbunnak Kabupaten Paser, Djoko Bawono mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung kepada petugas di lapangan, termasuk ke unit pelaksana teknis daerah (UPTD) kesehatan hewan di beberapa wilayah yang disebut dalam informasi tersebut.

“Kasus yang pertama disebut terjadi di Longkali. Kami sudah cek melalui Kepala UPTD Puskeswan Long Ikis, dan sampai saat ini tidak ada laporan terkait kejadian tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon oleh tim Proone.id, Senin (16/03/2026).

Selain itu, informasi lain yang beredar melalui media sosial juga telah ditelusuri. Namun hingga kini petugas di lapangan menyatakan belum menerima laporan resmi mengenai kematian sapi seperti yang ramai dibicarakan.

Baca Juga :  Perbasi Paser Gelar Turnamen Basket Pelajar 2025, Ajang Persiapan Menuju POPDA

Djoko menjelaskan, pihaknya sempat dihubungi sejumlah pihak yang menanyakan kebenaran informasi tersebut. Setelah dilakukan pengecekan kepada petugas lapangan pada dini hari, hasilnya tetap sama, yakni belum ada laporan terkait kejadian tersebut.

Menurutnya, beberapa foto yang beredar di media sosial juga menimbulkan keraguan karena diduga merupakan gambar yang telah dimanipulasi atau dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

“Kami juga bingung karena dari gambar yang beredar itu terlihat seperti di-setting. Pola gambarnya hampir sama dan kemungkinan dibuat menggunakan AI, sehingga bisa menyesatkan informasi di masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, Disbunnak Paser tetap mengimbau masyarakat dan peternak agar berhati-hati dalam memelihara ternaknya, terutama tidak melepasliarkan sapi di kawasan perkebunan, khususnya perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga :  Semarak Kreativitas IPS 2025: Ajang Pelajar Paser Tunjukkan Ide dan Inovasi Sosial

Ia menjelaskan, pada kondisi tertentu, sapi yang memakan tanaman atau rumput di area perkebunan berpotensi terpapar bahan kimia seperti herbisida, insektisida, pestisida, maupun rodentisida yang digunakan oleh petani.

“Kalau ternak masuk ke area yang baru disemprot bahan kimia, tentu bisa berisiko. Karena itu kami mengimbau peternak untuk tidak melepas ternaknya di kawasan perkebunan,” katanya.

Djoko menambahkan, jika benar terjadi kasus kematian ternak dalam jumlah besar, biasanya laporan akan segera masuk ke UPTD terdekat sehingga dapat langsung dilakukan penanganan dan investigasi.

“Biasanya kalau ada kejadian seperti itu pasti ada laporan dari desa atau kecamatan, dan petugas puskeswan akan turun. Tapi sampai saat ini belum ada laporan resmi yang kami terima,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram
Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit
Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis
Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi
PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia
Atlet Korea Selatan dan Jepang Jadi Magnet Paser International Table Tennis Championship 2026
Kotomi Omoda Menang Telak, Tunjukkan Dominasi di Paser International Table Tennis Championship 2026
Atlet Nasional dan Mancanegara Akui Ketangguhan Tuan Rumah di Paser International Table Tennis Championship 2026

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:03 WITA

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WITA

Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:51 WITA

Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 00:41 WITA

PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia

Berita Terbaru