pro1.id, BANJARBARU – Kondisi lapangan basket di kawasan Taman Van der Pijl Banjarbaru mulai menjadi sorotan warga. Fasilitas olahraga yang merupakan bagian dari proyek taman senilai Rp5,4 miliar itu diketahui mengalami sejumlah kerusakan meski belum genap setahun selesai dibangun.
Beberapa bagian yang dikeluhkan masyarakat di antaranya ring basket yang mulai bengkok, jaring rusak hingga warna lapangan yang tampak memudar. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan masyarakat yang rutin menggunakan fasilitas publik tersebut.

Kepala Bidang Sarana dan Utilitas Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarbaru, Yusuf Khoiruddin, membenarkan adanya kerusakan pada area lapangan basket tersebut.
“Kerusakan itu memang sudah kami masukkan dalam anggaran pemeliharaan. Insya Allah dalam waktu dekat akan segera diperbaiki,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan nantinya difokuskan pada fasilitas yang mengalami kerusakan agar lapangan kembali nyaman digunakan masyarakat, khususnya kalangan anak muda yang rutin berolahraga di lokasi tersebut.
Menurut Yusuf, saat ini kawasan Taman Van der Pijl masih berada dalam tahap pemeliharaan sehingga beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan akan segera ditindaklanjuti.
Selain menjadi ruang olahraga, area tersebut juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas lain seperti latihan seni dan kegiatan komunitas.

Disinggung soal kemungkinan pengembangan fasilitas lapangan basket ke depan, Yusuf menyebut pihaknya masih mempertimbangkan konsep ruang terbuka taman agar tetap nyaman dan tidak menghilangkan nilai estetika kawasan.
“Taman ini memang konsepnya ruang terbuka publik, jadi tetap mempertimbangkan sisi kenyamanan dan tampilan kawasan,” katanya.
Terkait konsep lapangan, Yusuf menyebut pihaknya belum berencana memasang pagar permanen di area lapangan basket karena mempertimbangkan estetika taman kota yang tetap terbuka.
“Kalau dipagar penuh nanti view-nya kurang bagus karena posisinya memang berada di kawasan taman,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, pengelolaan fasilitas olahraga di kawasan tersebut ke depan direncanakan akan diserahkan kepada instansi terkait agar pemanfaatan dan perawatannya bisa lebih maksimal.
Sebelumnya, warga menyoroti kualitas pembangunan Taman Van der Pijl karena sejumlah fasilitas dinilai cepat mengalami kerusakan meski proyek baru selesai dikerjakan tahun lalu.









