pro1.id, TANAH GROGOT – Kabupaten Paser akan menjadi tuan rumah International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) Series 1 Tahun 2026, kejuaraan paralayang ketepatan mendarat bertaraf internasional yang akan mempertemukan atlet-atlet dari berbagai negara.
Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 4–7 Juni 2026 di kawasan Bukit Sultan (Sultan Hill), Desa Lempesu, Kecamatan Pasir Belengkong. Berbagai persiapan terus dimatangkan oleh panitia, mulai dari kesiapan teknis hingga fasilitas pendukung guna memastikan pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar.
Ketua Dewan Pengurus Cabang FASI Kabupaten Paser, Alfansuri Hidayat, mengatakan lokasi yang akan digunakan dinilai telah memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi paralayang tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, kondisi area lepas landas maupun area pendaratan yang tersedia saat ini menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki Kabupaten Paser dalam mendukung pengembangan olahraga dirgantara.
“Venue yang kita miliki sudah sangat representatif dan siap digunakan untuk kejuaraan berskala internasional. Kami optimistis Kabupaten Paser mampu menyelenggarakan event ini dengan baik sekaligus menunjukkan potensi yang dimiliki daerah,” ujarnya.
Kejuaraan ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar FASI, Ignatius Wahyu Anggono. Kehadirannya dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga dirgantara, khususnya cabang paralayang, di Kabupaten Paser.
Minat peserta untuk mengikuti kompetisi tersebut juga cukup tinggi. Hingga akhir Mei, sekitar 60 atlet dari dalam dan luar negeri telah terdaftar sebagai peserta. Sejumlah atlet berasal dari berbagai negara, di antaranya Ukraina, Jerman, dan Slovakia.
Beberapa nama yang telah mendaftar bahkan tercatat sebagai atlet profesional yang menempati peringkat elite dunia pada nomor ketepatan mendarat. Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas persaingan sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi atlet nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Paser, Kurniawan, menilai penyelenggaraan IPAC Series 1 Tahun 2026 tidak hanya berdampak pada pengembangan olahraga, tetapi juga berpotensi mendorong sektor pariwisata daerah.
Menurutnya, kejuaraan internasional tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata dan olahraga dirgantara yang dimiliki Kabupaten Paser kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap Kabupaten Paser semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism dan pusat pengembangan olahraga dirgantara. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh demi kesuksesan penyelenggaraan kejuaraan ini,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Paser berharap pelaksanaan IPAC Series 1 Tahun 2026 dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat olahraga paralayang di Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata lokal.
Sumber : MC Paser









