pro1.id – Siapa bilang menikmati suasana santai dengan pemandangan indah harus pergi jauh atau merogoh kocek dalam? Di Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, sebuah gazebo sederhana di tepi Sungai Martapura justru menjadi destinasi favorit warga untuk melepas penat.
Meski hanya berupa bangunan kecil dengan tiang kayu dan atap sederhana, gazebo ini menawarkan pengalaman berbeda. Angin sejuk yang bertiup dari arah sungai, gemericik air yang mengalir tenang, hingga pantulan cahaya senja di permukaan air menciptakan suasana damai yang menenangkan. Tak heran jika setiap sore, tempat ini selalu dipenuhi warga yang datang sekadar untuk bersantai.
Tak jauh dari gazebo, berdiri sebuah warung kecil yang tak kalah menarik perhatian. Aroma gorengan hangat, seduhan kopi hitam, serta minuman dingin yang menyegarkan, menambah daya tarik kawasan ini. Lebih dari sekadar tempat duduk, gazebo kini menjadi ruang sosial tempat warga bercengkerama, berbagi cerita, hingga menjalin keakraban antarsesama.
Rofhal, seorang warga yang hampir setiap sore menyempatkan waktu berkunjung ke gazebo tersebut, mengungkapkan rasa senangnya atas kehadiran tempat ini.
“Di sini anginnya sejuk, pemandangannya menenangkan. Kadang saya datang bersama keluarga, kadang ngobrol dengan teman-teman. Tempat ini membuat kita lebih sering kumpul, jadi lebih akrab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rofhal menilai kehadiran warung di sekitar gazebo juga memberikan dampak ekonomi yang positif. Tidak hanya memberikan pilihan jajanan murah meriah bagi pengunjung, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga sekitar.
“Sama-sama senang, pengunjung betah, pedagang terbantu,” tambahnya.
Gazebo ini pun perlahan menjelma menjadi ruang publik terbuka yang inklusif. Dari anak-anak muda yang mencari tempat nongkrong, pelajar yang ingin melepas penat usai sekolah, hingga orang tua yang hanya ingin menikmati ketenangan sore hari semua larut dalam suasana hangat yang tercipta alami.
Pemandangan anak-anak yang mandi dan bermain di sungai menambah nuansa khas perdesaan, meski lokasinya tidak jauh dari pusat kota. Beberapa pengunjung bahkan terlihat memancing langsung dari gazebo yang posisinya memang berada persis di sisi aliran Sungai Martapura.
Lebih dari sekadar tempat bersantai, gazebo ini menjadi simbol bahwa kebahagiaan bisa lahir dari kesederhanaan. Tak perlu fasilitas mewah atau perjalanan jauh; cukup udara segar, pemandangan alam, dan kebersamaan.
Bagi warga Martapura Timur dan sekitarnya, gazebo ini kini menjadi bagian dari rutinitas sore hari. Dan bagi siapa pun yang tengah berkunjung ke wilayah ini, tempat ini layak untuk disinggahi duduk sejenak, menikmati camilan hangat, dan meresapi suasana khas masyarakat Banjar yang hangat dan ramah.
Agar keindahan dan kenyamanan ini tetap terjaga, warga pun diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Membiasakan membuang sampah pada tempatnya dan menggunakan fasilitas secara bijak akan memastikan gazebo tepi Sungai Martapura ini tetap menjadi ruang publik yang menyenangkan tidak hanya hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.









