Bayi 9 Bulan Terhempas Angin Puting Beliung di Banjar, Selamat Meski Alami Luka Ringan

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Peristiwa mengejutkan terjadi di Desa Makmur Handil 4, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Minggu (28/9/2025) sore sekitar pukul 15.00 WITA. Hembusan angin kencang yang diduga puting beliung membuat kepanikan warga, terlebih setelah seorang bayi berusia sembilan bulan ikut terbawa pusaran angin hingga sekitar 50 meter bersama ayunannya.

Beruntung, meski sempat terhempas cukup jauh, bayi tersebut ditemukan dalam keadaan selamat. Ia hanya mengalami luka ringan di bagian kepala dan dahi, dan lokasinya diketahui berada di area kebun tak jauh dari permukiman warga.

Masrani (31), ayah sang bayi, menuturkan saat kejadian anaknya tengah berada di ayunan yang digantung pada rangka atap rumah. Namun angin kencang yang merobohkan atap juga menyeret ayunan tersebut.

Baca Juga :  Kendala Teknis Warnai Distribusi Program MBG di Banjar, SPPG Lakukan Evaluasi dan Perketat Prosedur

“Atap rumah ikut terangkat, lalu ayunan terbawa pusaran angin. Ibu bayi juga terkena lemari yang roboh, syukurnya tidak mengalami luka serius,” jelasnya, Senin (29/9/2025).

Setelah angin reda, warga sekitar langsung melakukan pencarian. Sekitar tiga puluh menit kemudian, seorang tetangga bernama Samani (18) berhasil menemukan sang bayi.

“Posisinya sudah terendam, tapi kepalanya masih berada di atas air. Untung bisa cepat diselamatkan,” ungkap Samani.

Baca Juga :  Pemprov Kalsel Tekankan Respons Terpadu Hadapi Banjir dan Cuaca Ekstrem

Ketua RT 06 Desa Makmur, Kusmani (60), membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan selain insiden bayi yang terbawa angin, sedikitnya lima rumah warga rusak akibat terjangan puting beliung, tiga di antaranya dalam kondisi parah.

“Yang paling bikin cemas memang bayi itu, karena terbawa cukup jauh. Alhamdulillah nyawanya tertolong. Kami berharap ada bantuan untuk warga yang rumahnya rusak,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini tetap menyisakan kerugian material yang besar. Warga kini bergotong royong membersihkan puing-puing rumah sambil menantikan bantuan perbaikan dari pihak terkait.

Berita Terkait

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla
BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai
BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau
Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan
Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian
Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan
DPRD Banjarbaru Proses Pergantian Ketua, Nama Muhammad Syahrial Diusulkan Gantikan Gusti Rizky
Kapolda Kalsel Ground Breaking Sumur Bor di Desa Limamar, Solusi Kebutuhan Air Bersih Warga

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:20 WITA

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:37 WITA

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:29 WITA

BPBD Banjar Siagakan 130 Tandon Air dan Armada Distribusi Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:55 WITA

Warga Tanjung Rema Darat Khawatir Pohon Besar di Depan SDN Membahayakan Pengguna Jalan

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WITA

Banyak Speed Bump Rusak di Kabupaten Banjar, Dishub Tunggu Ketersediaan Anggaran untuk Penggantian

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA