pro1.id, MARTAPURA – Sebanyak 58 warga Desa Tunggul Irang Ilir mengikuti kegiatan Padat Karya Tunai yang dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mempertahankan budaya gotong royong di lingkungan desa.
Dari jumlah peserta tersebut, sebanyak 55 orang merupakan laki-laki dan tiga lainnya perempuan. Warga yang terlibat turut berpartisipasi dalam kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kebersamaan di desa. 
Pambakal Desa Tunggul Irang Ilir, Akhmad Shopa, berharap semangat gotong royong yang telah terbangun di tengah masyarakat dapat terus dipertahankan dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap sikap gotong royong masyarakat Desa Tunggul Irang Ilir dapat terus terjaga dengan baik. Sebab, melalui kegiatan seperti ini ada banyak nilai positif yang bisa didapatkan bersama,” kata Akhmad Shopa.

Menurutnya, gotong royong bukan sekadar kegiatan menyelesaikan pekerjaan secara bersama-sama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk saling berinteraksi dan mempererat hubungan kekeluargaan.
“Salah satu hal terpenting dari gotong royong adalah terjalinnya silaturahmi antarsesama warga desa. Dengan berkumpul dan bekerja bersama, hubungan masyarakat bisa semakin dekat dan rasa kebersamaan semakin kuat,” kata Akhmad Shopa.


Ia berharap partisipasi warga dalam kegiatan Padat Karya Tunai dapat terus ditingkatkan sehingga semangat kebersamaan tetap tumbuh di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah desa juga berharap nilai kepedulian, persatuan, dan kerja sama antarwarga dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Tunggul Irang Ilir.















