Pemdes Kuin Besar dan Uniska Banjarmasin Edukasi Warga tentang Dampak Pernikahan Dini

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko perkawinan anak terus dilakukan Pemerintah Desa Kuin Besar. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi tentang pernikahan dini atau perkawinan di bawah umur yang dilaksanakan bersama Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan tersebut memberikan ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami berbagai konsekuensi apabila perkawinan dilakukan sebelum seseorang mencapai usia yang cukup dan memiliki kesiapan berumah tangga.

Materi sosialisasi membahas dampak pernikahan dini dari berbagai aspek kehidupan. Di antaranya berkaitan dengan kesehatan, keberlanjutan pendidikan, kondisi psikologis, serta kesiapan membangun kehidupan keluarga.

Baca Juga :  Bangkai Ikan Cemari Sungai Riam Kanan, Pemkab Banjar Distribusikan Air Bersih ke Permukiman Warga

Pambakal Desa Kuin Besar, Ahmadi, menyambut positif keterlibatan Uniska Banjarmasin dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan edukasi seperti ini diperlukan agar warga semakin memahami persoalan pernikahan di bawah umur.

“Pemerintah Desa Kuin Besar sangat menyambut baik program seperti ini. Sosialisasi ini penting untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai dampak yang bisa ditimbulkan apabila menikah di usia dini,” ujar Ahmadi.

Ia berharap penyampaian materi oleh pihak perguruan tinggi dapat menambah wawasan masyarakat, terutama dalam melihat pentingnya kesiapan usia, mental, dan tanggung jawab sebelum membangun rumah tangga.

Ahmadi juga mengharapkan kerja sama antara pemerintah desa dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut melalui program-program edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Banjir Tak Surutkan Semangat Relawan, Dapur Umum Murung Kenanga Tetap Beroperasi Sambut 5 Rajab

Menurutnya, pencegahan pernikahan dini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan perhatian orang tua, lingkungan keluarga, dan masyarakat secara luas.

Melalui kegiatan tersebut, Pemdes Kuin Besar berharap masyarakat semakin memahami pentingnya melindungi masa depan anak dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk menyelesaikan pendidikan serta mempersiapkan kehidupan yang lebih matang sebelum menikah.

Berita Terkait

Disdik Banjar Lanjutkan Pembangunan Lima Ruang Kelas SDN Cindai Alus 1, Keselamatan Siswa Jadi Perhatian
Bupati Banjar Titip Perawatan Jembatan Merah Putih kepada Warga Sungai Tuan Ilir
Padat Karya Tunai di Tunggul Irang Ilir Libatkan 58 Warga, Perkuat Semangat Gotong Royong
Resmikan Jembatan Merah Putih di Astambul, Kapolda Kalsel Dorong Penguatan Akses dan Kedekatan dengan Masyarakat
Bupati Banjar Buka Latsar Satpol PP 2026, 101 Peserta Ikuti Pelatihan Selama 11 Hari
Dua Mesin BPK Mahligai Rusak Saat Tangani Karhutla, Bantuan Pemkab Banjar Jadi Dukungan bagi Relawan
Pemkab Banjar Salurkan Bantuan Peralatan Pemadam untuk 75 BPK, Perkuat Penanganan Karhutla
Jaga Kondisi Relawan Karhutla, Puskesmas Gambut Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:16 WITA

Disdik Banjar Lanjutkan Pembangunan Lima Ruang Kelas SDN Cindai Alus 1, Keselamatan Siswa Jadi Perhatian

Rabu, 4 November 2026 - 14:13 WITA

Bupati Banjar Titip Perawatan Jembatan Merah Putih kepada Warga Sungai Tuan Ilir

Rabu, 4 November 2026 - 11:35 WITA

Padat Karya Tunai di Tunggul Irang Ilir Libatkan 58 Warga, Perkuat Semangat Gotong Royong

Rabu, 4 November 2026 - 11:17 WITA

Resmikan Jembatan Merah Putih di Astambul, Kapolda Kalsel Dorong Penguatan Akses dan Kedekatan dengan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 18:19 WITA

Bupati Banjar Buka Latsar Satpol PP 2026, 101 Peserta Ikuti Pelatihan Selama 11 Hari

Berita Terbaru