Penemuan Bayi di Jalan Rosella Banjarbaru, Hasil Otopsi Ungkap Sempat Disusui Sang Ibu

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Polisi mengungkap hasil pemeriksaan forensik terhadap jasad bayi perempuan yang ditemukan oleh seorang penyandang gangguan jiwa (ODGJ) di Jalan Rosella, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, pada Sabtu (4/10/2025) sore.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi menjelaskan, proses otopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin melalui pemeriksaan luar dan dalam (ver otopsi).

“Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan lebam berbentuk V terbalik di wajah, terutama di sekitar mulut dan hidung. Bibir bagian atas bayi terdapat dua luka lecet, sementara lidahnya dalam posisi tergigit,” ujar Kardi, Selasa (7/10/2025).

Bayi tersebut diketahui cukup bulan, dengan perkiraan usia kandungan sembilan bulan, berat 2,6 kilogram, dan panjang 45 sentimeter. Dari pemeriksaan lebih lanjut, dokter menemukan resapan darah di leher kanan serta patah pada tulang penyangga leher.

Baca Juga :  Bayi 9 Bulan Terhempas Angin Puting Beliung di Banjar, Selamat Meski Alami Luka Ringan

“Hasil uji paru dan lambung menunjukkan organ masih berfungsi, artinya bayi sempat hidup setelah dilahirkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, tim forensik juga menemukan sekitar 10 cc cairan menyerupai ASI di lambung hingga usus dua belas jari. Temuan ini mengindikasikan bayi sempat disusui oleh ibunya sebelum meninggal dunia.

“Hal ini menunjukkan bahwa ibu yang melahirkan bayi dalam kondisi sadar dan sempat merawat anaknya, bukan dalam gangguan kejiwaan,” jelas Kardi.

Berdasarkan analisis medis, bayi diperkirakan meninggal kurang dari 24 jam setelah dilahirkan, dengan estimasi waktu kematian 8 hingga 12 jam sebelum otopsi dilakukan.

“Penyebab kematian diduga akibat asfiksia atau kekurangan oksigen karena pembekapan, diperparah oleh benturan benda tumpul di bagian belakang kepala,” tambahnya.

Baca Juga :  Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad bayi kini disimpan di RSD Idaman Banjarbaru dalam lemari pendingin selama 2×24 jam. Bila dalam waktu tersebut orang tua bayi tidak ditemukan, pihak rumah sakit akan memakamkan jenazah.

Penyidik juga mengambil sampel DNA dari sumsum tulang belakang bayi untuk diperiksa di RS Ulin Banjarmasin, dengan estimasi hasil analisis keluar sekitar enam bulan.

“Apabila nanti ada wanita yang diduga sebagai ibu kandung bayi, maka akan dilakukan pemeriksaan DNA pembanding dan visum untuk memastikan keterkaitan biologis,” ujar Kardi.

Berdasarkan hasil otopsi dan temuan awal di lapangan, polisi menduga kuat bahwa pelaku pembunuhan mengarah pada ibu kandung korban. Namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Berita Terkait

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan
DPRD Banjarbaru Proses Pergantian Ketua, Nama Muhammad Syahrial Diusulkan Gantikan Gusti Rizky
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:37 WITA

DPRD Banjarbaru Proses Pergantian Ketua, Nama Muhammad Syahrial Diusulkan Gantikan Gusti Rizky

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:41 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Berita Terbaru

Kabupaten Barito Kuala

Hadapi Musim Kemarau, Perusahaan Perkebunan Perkuat Kesiapan Cegah Karhutla

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:20 WITA

Kabupaten Banjar

BPBD Banjar Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Sungai Sipai

Kamis, 18 Jun 2026 - 11:37 WITA