Fluktuasi Kasus Diare Anak, RSUD Ratu Zalecha Ingatkan Pentingnya Kebersihan Pangan

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 08:32 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  RSUD Ratu Zalecha Martapura mencatat adanya perubahan jumlah kasus diare pada anak-anak dalam beberapa minggu terakhir. Menyikapi kondisi ini, pihak rumah sakit mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kebersihan makanan dan lingkungan, terutama selama musim pancaroba yang sering memicu penyebaran penyakit.

Data dari sistem pemantauan RSUD menunjukkan bahwa kasus diare anak-anak mencapai 21 pada pekan ke-32, turun menjadi 14 pada pekan berikutnya, namun kembali meningkat menjadi 22 di pekan ke-34 dan memuncak di pekan ke-36 dengan 25 kasus. Di awal Oktober (pekan ke-40), jumlah kasus turun menjadi 18.

Baca Juga :  Terekam CCTV Dugaan Pengeroyokan di Martapura, Seorang Pemuda Meninggal Dunia

Menurut Ida Winanda, petugas surveilans rumah sakit, fluktuasi ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk paparan virus atau bakteri, kekebalan tubuh anak, dan kebersihan konsumsi makanan.

“Anak-anak sangat mudah terserang diare jika mengonsumsi makanan yang tidak terlindungi atau minum air yang tidak dimasak dengan baik,” jelasnya pada Kamis (9/10/2025).

Ida juga menambahkan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu selama pancaroba turut berkontribusi terhadap penurunan daya tahan tubuh anak, yang pada akhirnya meningkatkan risiko gangguan pencernaan.

“Ketika imunitas menurun dan asupan makanan tidak higienis, risiko terkena diare pun meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Baca Juga :  MUI Paser Gelar Dialog Lintas Agama, Bekali Pelajar Hadapi Pengaruh Negatif Pergaulan

Sebagai tindakan pencegahan, ia mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga, seperti mencuci tangan sebelum makan serta memastikan makanan dimasak dan disimpan secara benar.

“Menjaga kebersihan seharusnya menjadi kebiasaan sehari-hari, terlebih jika ada anak kecil di rumah. Pencegahan selalu lebih efektif dan ekonomis dibandingkan pengobatan,” tegasnya.

RSUD Ratu Zalecha juga menegaskan komitmennya dalam memantau perkembangan penyakit menular melalui sistem pemantauan aktif, guna memastikan deteksi dini dan penanganan cepat apabila terjadi peningkatan kasus.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA