Air Masih Tinggi di Kaliukan, Ribuan Warga Astambul Terdampak Banjir

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Desa Kaliukan

Banjir di Desa Kaliukan

pro1.id, MARTAPURA –  Hingga Selasa (30/12/2025) malam, banjir masih menggenangi Desa Kaliukan, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terganggu dan sejumlah akses desa sulit dilalui.

Menurut keterangan Pembakal Desa Kaliukan, Mukhraini, genangan air di wilayahnya belum mengalami penurunan berarti. Ketinggian air di beberapa titik bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga mencapai sekitar satu meter, baik di jalan lingkungan maupun di kawasan permukiman.

“Air masih tinggi dan belum surut. Di beberapa rumah dan jalan, ketinggiannya cukup dalam,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rokok Masih Jadi Beban Pengeluaran Terbesar Kedua Rumah Tangga di Banjar

Akibat banjir ini, sebanyak 751 kepala keluarga terdampak. Dari total penduduk sekitar 2.507 jiwa, kurang lebih 2.047 orang merasakan langsung dampak genangan. Selain itu, tercatat 577 rumah warga terendam air.

Mukhraini menjelaskan, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing. Namun, ada pula yang memilih mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

“Beberapa warga mengungsi ke sekitar masjid karena lantainya masih kering, tapi belum kami data jumlah pastinya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembudidaya Ikan Kabupaten Banjar Diminta Bersiap Hadapi Pengeringan Saluran Irigasi Riam Kanan

Sementara itu, warga setempat bernama Sarif menyampaikan bahwa kondisi banjir membuat Desa Kaliukan seolah terisolasi. Banyak jalur keluar masuk desa tertutup air, sehingga mobilitas masyarakat menjadi terbatas.

“Banjirnya seperti mengepung desa. Banyak kendaraan warga yang tidak bisa digunakan karena terendam,” katanya.

Ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait untuk meringankan beban warga yang terdampak.

“Sekarang akses jalan sulit, warga sangat membutuhkan bantuan,” tutup Sarif.

Berita Terkait

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55 WITA

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:41 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA