Dana Transfer dari Pusat Menyusut Rp500 Miliar, Pemkab Banjar Lakukan Penghematan Belanja

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA –  Pemerintah Kabupaten Banjar menghadapi penurunan signifikan dalam alokasi dana transfer dari pemerintah pusat untuk tahun anggaran 2026. Dari sebelumnya mencapai Rp2,1 triliun, dana yang diterima turun menjadi sekitar Rp1,6 triliun—berkurang sekitar setengah triliun rupiah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjar, Achmad Zulyadaini, mengungkapkan bahwa meskipun ada peningkatan Dana Alokasi Umum (DAU), penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor sumber daya alam memberikan dampak besar terhadap neraca keuangan daerah.

“Total yang perlu kami sesuaikan mencapai sekitar Rp280 miliar. Ini sudah dikalkulasikan berdasarkan fluktuasi di beberapa komponen dana transfer,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Sebagai langkah cepat, Pemkab Banjar mengeluarkan surat edaran Bupati yang menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk melakukan penyesuaian belanja hingga 25 persen, terutama pada pos non-prioritas.

Zulyadaini menekankan bahwa kebijakan efisiensi ini akan menyasar pengeluaran bersifat pendukung seperti kegiatan seremoni, rapat, dan diskusi kelompok terarah (FGD), sehingga tidak berdampak pada program-program utama yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Baca Juga :  Kampung Papuyu Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Edukasi, DKPP Banjar Garap Master Plan Pengembangan

“Kami tetap prioritaskan program strategis dan pelayanan publik. Yang dipangkas adalah kegiatan yang sifatnya administratif atau tidak terlalu mendesak,” jelasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang menekankan penghematan anggaran di seluruh level pemerintahan.

Sementara itu, untuk dana hibah, belum dilakukan pengurangan drastis. Namun, evaluasi akan tetap dilakukan agar disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah yang terus berubah.

Dalam hal penerimaan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih bertumpu pada sektor perpajakan. Beberapa sumber utama meliputi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Kendaraan Bermotor, yang dikelola melalui kerja sama dengan Samsat Banjar.

Salah satu fokus lain adalah optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Meski saat ini capaian PBB sudah menyentuh angka Rp11 miliar, terdapat kendala di sisi data.

Baca Juga :  Ratusan Siswa di Martapura Diduga Sakit Usai Konsumsi Makanan Program MBG, Satgas Jelaskan Temuan Awal

“Kami masih pakai basis data dari pusat tahun 2014, yang mencakup sekitar 180 ribu objek pajak. Kini sedang kami perbarui, khususnya di zona strategis seperti sepanjang Jalan Ahmad Yani dari Banjarbaru sampai Gambut,” kata Zulyadaini.

Ia menambahkan, karakteristik wilayah Banjar yang banyak terdiri dari desa dan perkampungan turut menjadi tantangan tersendiri dalam optimalisasi pajak daerah. Oleh karena itu, pembaruan data dilakukan bertahap agar tidak memberatkan masyarakat.

Untuk tahun 2026, target PAD Kabupaten Banjar dipatok sebesar Rp338 miliar, sebagaimana tertuang dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Proyeksi tersebut akan terus dievaluasi seiring pembahasan bersama DPRD, yang ditargetkan rampung akhir November 2025.

“Jika dibandingkan dengan daerah lain, kita masih di tengah-tengah. Ada daerah yang harus melakukan penyesuaian anggaran hingga Rp1 triliun,” tutup Zulyadaini.

Berita Terkait

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:55 WITA

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:41 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA