Dinas Kesehatan Temukan Nitrat pada Nasi Kuning dan Sayur, Penyebab Dugaan Keracunan di Program MBG Martapura

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 02:27 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mengumumkan hasil uji laboratorium awal terhadap sampel makanan yang diduga menyebabkan keracunan massal dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Banjar, dr. H. Noripansyah, Kamis (9/10/2025) malam, nasi kuning dan sayur yang diperiksa menunjukkan kandungan nitrat positif, zat yang berpotensi memicu gejala keracunan pada para siswa.

“Berdasarkan uji laboratorium sementara, nasi kuning dan sayur mengandung nitrat yang bisa menjadi penyebab munculnya keluhan keracunan,” katanya saat dikonfirmasi di RSUD Ratu Zaleha Martapura.

Untuk sampel ayam yang juga diperiksa dari paket makanan, hasilnya belum menunjukkan kandungan nitrat, namun pemeriksaan lanjutan masih akan dilakukan untuk memastikan penyebab sesungguhnya.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Mantapkan Dukungan PSEL, Siap Pasok 100 Ton Sampah per Hari

“Ayam belum menunjukkan hasil positif, namun kami akan terus melakukan analisis, termasuk bahan makanan lain yang diperiksa,” tambahnya.

Noripansyah menjelaskan, kandungan nitrat bisa berasal dari bahan makanan yang terkontaminasi atau dari proses pengolahan, dan hal ini akan didalami lebih lanjut oleh tim laboratorium dan pakar keamanan pangan.

“Kandungan ini bisa muncul karena kontaminasi bahan atau akibat pengolahan yang kurang higienis. Ahli pangan akan melakukan pendalaman secara mendetail,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan dan tim krisis gizi akan melakukan inspeksi langsung ke dapur penyedia makanan, SPPG, pada malam ini untuk pemeriksaan ulang.

Baca Juga :  Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

“Kami akan turun langsung ke dapur SPPG malam ini untuk memastikan keamanan bahan dan proses pengolahan, karena program MBG akan segera dilanjutkan kembali,” tegasnya.

Dr. Noripansyah menegaskan, hasil temuan nitrat ini masih bersifat sementara dan belum dapat dijadikan kesimpulan final mengenai penyebab keracunan massal.

“Kami masih mendalami hasil ini, sehingga belum bisa disimpulkan apakah disebabkan kelalaian, kontaminasi, atau faktor lain. Namun sementara ini, nasi kuning dan sayur positif mengandung nitrat,” tutupnya.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA