GOW Kotabaru Bahas Pengelolaan Limbah Organik, WKRI Ajak Perempuan Peduli Lingkungan Lewat Eco Enzyme

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:54 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KOTABARU – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kotabaru kembali menggelar pertemuan rutin yang kali ini dipercayakan kepada Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kabupaten Kotabaru sebagai pelaksana. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ratu Intan Lantai 2, Selasa (7/7/2026), mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Menjaga Lingkungan: Pemanfaatan Eco Enzyme dari Dapur untuk Bumi yang Lebih Baik.”

Pertemuan tersebut diikuti para pengurus dan anggota organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW Kabupaten Kotabaru. Melalui tema yang diusung, peserta diajak memahami pentingnya peran perempuan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui langkah-langkah sederhana yang dapat dimulai dari rumah tangga.

Salah satu upaya yang diperkenalkan adalah pemanfaatan limbah organik dapur, seperti sisa buah dan sayuran, menjadi eco enzyme, yakni cairan hasil fermentasi yang memiliki beragam manfaat untuk kebutuhan rumah tangga maupun lingkungan.

Ketua pelaksana kegiatan dari WKRI Kabupaten Kotabaru, Tri Wahyu Ningsih, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya kaum perempuan, mengenai pengelolaan sampah organik yang mudah diterapkan namun memberikan manfaat besar.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru dan Bank Kalsel Beri Penghargaan ASN Lewat Undian Kredit Multiguna

“Melalui pemanfaatan sisa buah dan sayuran dari dapur, eco enzyme dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan rumah tangga, perawatan tanaman, hingga membantu menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Kotabaru, Siti Khadijah Syairi Mukhlis, mengapresiasi inisiatif WKRI yang dinilai sejalan dengan upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam keluarga maupun masyarakat untuk membangun kebiasaan mengelola sampah secara bijaksana.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak dalam mengedukasi keluarga dan lingkungan sekitar tentang pentingnya mengurangi sampah sekaligus memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang berguna,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW Kabupaten Kotabaru agar terus mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Bapperida Kotabaru Dorong SKPD Promosikan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

“Saya yakin organisasi perempuan di Kabupaten Kotabaru dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Roberta Tri Harjanti, S.Pd. sebagai narasumber. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai tahapan pembuatan eco enzyme, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, serta praktik pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan.

Suasana berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman antarpeserta terkait penerapan pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

Melalui pertemuan rutin ini, GOW Kabupaten Kotabaru berharap semakin banyak perempuan yang terlibat aktif dalam gerakan peduli lingkungan. Dengan memulai dari langkah sederhana di rumah, seperti mengolah limbah dapur menjadi eco enzyme, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Diskominfo Kotabaru Perkuat Kemitraan Pers, Bahas Keberlanjutan Kerja Sama Media 2027
UMKM Banjarbaru Bidik Pasar Global Lewat Trade Expo Indonesia 2026
Pemkab Kotabaru Perkuat Pengawasan Jasa Konstruksi, Sosialisasikan Permen PUPR Nomor 1 Tahun 2023
Wisuda XVIII Politeknik Kotabaru, 79 Lulusan Siap Berkompetisi di Dunia Kerja
Dua Raperda Kotabaru Masuki Tahap Penetapan, Pemkab Siapkan Aturan Teknis
RAPBD Kotabaru 2027 Dirancang Rp4,87 Triliun, Pemkab Dorong Anggaran Berdampak bagi Masyarakat
Cerita Kura-Kura dan Monyet, Cara Seru Anak TK Kenal Literasi di Kotabaru
Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Pemkab Kotabaru Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:36 WITA

Diskominfo Kotabaru Perkuat Kemitraan Pers, Bahas Keberlanjutan Kerja Sama Media 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:32 WITA

UMKM Banjarbaru Bidik Pasar Global Lewat Trade Expo Indonesia 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:22 WITA

Pemkab Kotabaru Perkuat Pengawasan Jasa Konstruksi, Sosialisasikan Permen PUPR Nomor 1 Tahun 2023

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WITA

Wisuda XVIII Politeknik Kotabaru, 79 Lulusan Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:48 WITA

Dua Raperda Kotabaru Masuki Tahap Penetapan, Pemkab Siapkan Aturan Teknis

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA