Harga Pangan Jelang 5 Rajab dan Nataru Dipantau, Stok Beras Dinilai Aman Meski Cabai Melonjak

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 21:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

pro1.id, MARTAPURA – Menjelang peringatan 5 Rajab serta libur Natal dan Tahun Baru, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar kembali melakukan pengecekan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional. Dari hasil pemantauan, suplai beras disebut masih aman dan harganya relatif stabil.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Banjar, M. Hamdani, mengungkapkan bahwa beras masih menjadi kebutuhan utama masyarakat pada periode tersebut.

“Alhamdulillah stok beras sejauh ini mencukupi dan harganya tidak mengalami perubahan signifikan. Biasanya menjelang 5 Rajab permintaan meningkat, jadi ini kabar baik,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Namun kondisi berbeda terjadi pada beberapa komoditas lain. Bawang merah dan cabai merah besar menunjukkan kenaikan cukup tajam akibat cuaca yang kurang mendukung.

Baca Juga :  Bupati PPU Dorong Proyek Strategis, Pemerintah Pusat Siap Dukung

“Cabai besar yang sebelumnya berada di kisaran Rp35–40 ribu kini tembus Rp70 ribu per kilogram. Pengiriman dari luar daerah menurun, sementara produksi lokal juga berkurang karena sering hujan,” terangnya.

Untuk menjaga stabilitas harga, DKPP bersama Dinas KUMPP merencanakan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar pada awal Desember. Kegiatan tersebut akan digelar di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas warga dan lokasi yang banyak menerima tamu.

“Kami siapkan paket beras dan bahan pokok lain dengan harga di bawah pasaran. Setiap orang maksimal boleh membeli dua paket agar pemerataan tetap terjaga,” kata Hamdani.

Baca Juga :  Polres Banjar Perketat Pengawasan Pasar Murah Ramadan, Antisipasi Penimbunan dan Lonjakan Harga

Ia menambahkan bahwa stok cadangan pemerintah di Bulog serta lumbung pangan masyarakat siap digunakan bila sewaktu-waktu diperlukan untuk meredam kenaikan harga.

“Yang kami jaga adalah jangan sampai stok habis lalu harga melonjak tajam. Selama masih stabil dan terjangkau, kami akan terus mengawasi pergerakannya,” ujarnya.

Selain cabai dan bawang, komoditas seperti daging ayam dan ikan masih berada pada harga normal. Pasokan beras dari penggilingan juga tidak terganggu meski kondisi cuaca memasuki musim hujan. DKPP menilai kebutuhan pangan di Banjar masih mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.

Berita Terkait

Perpanjang Masa Transisi : BPBD Banjar Finalisasi Dokumen R3P, Fokus Pemulihan Pascabencana Lebih Terarah
Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial
RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel
Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:54 WITA

Perpanjang Masa Transisi : BPBD Banjar Finalisasi Dokumen R3P, Fokus Pemulihan Pascabencana Lebih Terarah

Kamis, 30 April 2026 - 11:50 WITA

RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel

Rabu, 29 April 2026 - 11:21 WITA

Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Berita Terbaru

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Rakor PSHT Kalsel Bahas Program dan Penataan Organisasi, Tekankan Nilai Persaudaraan

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:13 WITA