Bupati PPU Dorong Proyek Strategis, Pemerintah Pusat Siap Dukung

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : DISKOMINFO KAB PPU

FOTO : DISKOMINFO KAB PPU

pro1.id, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur wilayah. Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Budi Satrio Djiwandono, menggelar audiensi penting dengan Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, di Jakarta pada Selasa (7/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mudyat memaparkan sejumlah proyek prioritas yang selama ini menjadi fokus pembangunan daerah. Beberapa di antaranya adalah Bendung Gerak Talake, Bendung Lawe-Lawe, serta pembangunan Jembatan Riko–Buluminung, yang merupakan infrastruktur penghubung strategis antarwilayah di PPU.

“Kami bersyukur karena usulan proyek-proyek ini disambut positif oleh Kementerian PU. Termasuk rencana pembukaan kembali jalan ketahanan pangan yang sebelumnya terkendala, kini sudah mulai mendapat lampu hijau,” ungkap Bupati Mudyat usai pertemuan.

Baca Juga :  Judo Banjar Sabet Emas di Hari Pertama Porprov Kalsel 2025, Peluang Tambah Medali Masih Terbuka

Ia menambahkan, dukungan pemerintah pusat menjadi angin segar bagi daerah, khususnya dalam mengejar ketertinggalan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas kawasan, terlebih PPU berada di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Semoga tahapan berikutnya bisa berjalan lancar dan segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Bupati Mudyat juga memberikan apresiasi tinggi kepada Budi Satrio Djiwandono atas perannya dalam menjembatani aspirasi masyarakat PPU ke tingkat pusat.

“Saya sangat menghargai keterlibatan Mas Budi. Beliau benar-benar menunjukkan komitmen untuk memperjuangkan pembangunan di Kalimantan Timur, khususnya PPU. Sinergi seperti ini sangat kami butuhkan,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Banjarbaru Bahas Tiga Raperda Penting: Ketenagakerjaan, Lingkungan Hidup, dan Sempadan Sungai

Optimisme pun disampaikan terkait realisasi proyek-proyek strategis tersebut. Mudyat menyatakan bahwa hampir seluruh usulan pembangunan mendapat respon positif dari Kementerian PU dan kemungkinan besar akan segera dikerjakan.

“Insyaallah, berbagai infrastruktur penting seperti Bendung Gerak Talake, Bendung Lawe-Lawe, dan Jembatan Riko akan segera direalisasikan. Kita berharap prosesnya berjalan cepat dan lancar,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten PPU dalam memperkuat infrastruktur ekonomi, pertanian, serta mobilitas wilayah. Terlebih, dengan posisi PPU yang bersinggungan langsung dengan kawasan IKN, percepatan pembangunan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Berita Terkait

Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian
Pemkab Banjar Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP oleh Presiden RI
Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai
Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala
Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026
Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU
Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:14 WITA

Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:31 WITA

Pemkab Banjar Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP oleh Presiden RI

Minggu, 26 April 2026 - 04:44 WITA

Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WITA

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala

Jumat, 10 April 2026 - 14:41 WITA

Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas

Berita Terbaru