Korban Diterkam Buaya di Sungai Sangkuranai Ditemukan Tak Bernyawa, Tim Masih Lanjutkan Pencarian

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 19:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, TANAH GROGOT – Upaya pencarian korban serangan buaya di Sungai Sangkuranai, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Muhammad Helmi (36), warga Desa Kerang, ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (19/01/2026) pagi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Paser, Ruslan, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WITA setelah dilakukan pencarian sejak sehari sebelumnya. Namun demikian, kondisi korban saat ditemukan tidak utuh sehingga proses pencarian masih terus dilanjutkan untuk menemukan bagian tubuh korban lainnya.

“Korban sudah ditemukan, tetapi kondisinya tidak utuh. Saat ini tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap bagian tubuh korban yang belum ditemukan,” ujar Ruslan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (18/01/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Saat itu, korban bersama seorang rekannya tengah menjala udang di pinggir Sungai Sangkuranai, tepatnya di Blok C47/48 wilayah operasional PT Pradiksi Gunatama Tbk, RT 001 Desa Kerang.

Baca Juga :  Groundbreaking RPTRA di Songka, Fahmi Fadli Tegaskan Komitmen Paser Menuju Kabupaten Ramah Anak

Berdasarkan keterangan saksi, ketika saksi sedang mengumpulkan hasil jala, ia mendengar teriakan korban. Saat menoleh ke arah suara, saksi melihat korban telah diterkam seekor buaya dan diseret ke tengah sungai hingga menghilang dari permukaan air.

Saksi kemudian meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batu Engau. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan dan dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten Paser untuk dilakukan upaya pencarian.

Sejak laporan diterima, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Sangkuranai menggunakan perahu karet dan perahu fiber, baik di sekitar lokasi kejadian maupun ke arah hilir sungai.

Ruslan mengungkapkan, proses pencarian dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan. Selain keterbatasan sinyal komunikasi, tim juga kesulitan mendeteksi keberadaan buaya karena kondisi air sungai yang keruh serta tingginya risiko serangan satwa buas.

Baca Juga :  Pemkab Paser Sambut 460 Mahasiswa KKN Kolaborasi, Perkuat Pembangunan Desa Berbasis Sinergi Kampus

“Risikonya cukup tinggi karena ini habitat buaya. Tim harus ekstra hati-hati selama melakukan pencarian,” jelasnya.

Hingga korban ditemukan, pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Paser, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, pihak perusahaan, relawan, serta masyarakat setempat.

Setelah korban ditemukan, jenazah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, tim gabungan tetap bersiaga dan melanjutkan pencarian lanjutan di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kabupaten Paser kembali mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar sungai, agar meningkatkan kewaspadaan. Sungai Sangkuranai diketahui merupakan habitat buaya, sehingga aktivitas di bantaran sungai berisiko tinggi, terutama saat air sungai pasang.

Sumber data : Pusdalops BPBD Paser

Berita Terkait

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram
Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit
Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis
Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi
PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia
Atlet Korea Selatan dan Jepang Jadi Magnet Paser International Table Tennis Championship 2026
Kotomi Omoda Menang Telak, Tunjukkan Dominasi di Paser International Table Tennis Championship 2026
Atlet Nasional dan Mancanegara Akui Ketangguhan Tuan Rumah di Paser International Table Tennis Championship 2026

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:03 WITA

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WITA

Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:51 WITA

Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 00:41 WITA

PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA