Kotabaru Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting melalui Rapat TPPS 2025

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 20:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Diskominfo Kotabaru)

(Foto: Diskominfo Kotabaru)

pro1.id, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) 2025 sebagai upaya memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di daerah. Kegiatan berlangsung di Aula Bamega, Senin (27/10/2025), dihadiri pejabat pemerintah daerah, Forkopimda, unsur kecamatan, serta perwakilan instansi dan mitra terkait.

Wakil Bupati Kotabaru sekaligus Ketua TPPS, Syairi Mukhlis, S.Sos, menyampaikan bahwa berdasarkan SSGI 2024, angka stunting di Kabupaten Kotabaru mencapai 23,2 persen, meningkat dari 20,1 persen sebelumnya.

“Ini menjadi tantangan bersama. Kita perlu langkah strategis agar angka stunting bisa ditekan sesuai target provinsi bahkan nasional,” tegasnya.

Baca Juga :  Majelis Ta’lim Anisa Pulau Laut Utara Gelar Pertemuan dan Bentuk Pengurus Cabang Wanita Islam

Rapat membahas evaluasi capaian program, kendala di lapangan, serta strategi percepatan penurunan stunting. Syairi menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi, mulai dari Dinas Kesehatan, DPPPAPPKB, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, hingga pemerintah desa dan dunia usaha melalui program CSR. Ia juga mendorong pengembangan inovasi digital berupa aplikasi pemantauan gizi balita untuk deteksi kondisi secara real time.

Kepala DPPPAPPKB Kotabaru, Ir. Sri Sulistiyani, M.Ph, menambahkan bahwa stunting tetap menjadi isu prioritas nasional karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Materi rapat antara lain analisis peningkatan stunting, dampak perkawinan usia muda, optimalisasi peran pemerintah desa, serta sinergi pendanaan CSR untuk intervensi gizi.

Baca Juga :  Diskominfo Kalsel Dorong Pemahaman Keterbukaan Informasi Publik di Kotabaru

“Rapat ini diharapkan memperkuat komitmen semua pihak dan menyelaraskan program sehingga penurunan stunting dapat lebih cepat,” ujar Sri.

Pemkab Kotabaru menegaskan, dengan koordinasi dan kerja sama lintas sektor, kualitas kesehatan anak serta SDM di daerah dapat meningkat, dan prevalensi stunting dapat ditekan secara signifikan. (sumber ; Diskominfo Kotabaru)

Berita Terkait

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan
Insiden Tambang Bawah Tanah di Kotabaru, 7 Pekerja Meninggal Dunia Diduga Akibat Gas Beracun
DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih
Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah
DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah
Siaran Pers : Strategi Efisiensi dan Ekspansi, Indocement Cetak Laba Rp2,24 Triliun di Tengah Lesunya Pasar Semen 2025
Pulau Laut Utara Dominasi MTQ ke-56 Kotabaru, Sabet Gelar Juara Umum 2026
DPRD Kotabaru Bahas Tiga Raperda Inisiatif, Soroti Isu Bencana hingga Sampah
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:06 WITA

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:14 WITA

Insiden Tambang Bawah Tanah di Kotabaru, 7 Pekerja Meninggal Dunia Diduga Akibat Gas Beracun

Selasa, 14 April 2026 - 19:18 WITA

DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih

Selasa, 14 April 2026 - 19:14 WITA

Bupati Kotabaru Raih TOP Pembina BUMD 2026, Bukti Konsistensi Kinerja Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 19:09 WITA

DLH Kotabaru Gencarkan Patroli BAPILAH, Edukasi Warga Pesisir Kelola Sampah

Berita Terbaru

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Rakor PSHT Kalsel Bahas Program dan Penataan Organisasi, Tekankan Nilai Persaudaraan

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:13 WITA