Misteri Botol Air Merah: Tradisi Unik dari Banua yang Kini Ada di Pulau Dewata

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 17:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BALI – Di antara deretan rumah penduduk di Bali, belakangan ini terlihat pemandangan yang cukup menarik. Botol-botol plastik berisi air berwarna merah diletakkan di depan halaman rumah, di pinggir jalan, bahkan di dekat pura kecil. Sekilas tampak biasa, namun siapa sangka benda itu menyimpan kepercayaan yang telah lama hidup di Kalimantan Selatan.

Di tanah Banua, kebiasaan menaruh botol berisi air merah sudah menjadi hal lumrah. Konon, botol itu dipercaya mampu mengusir kucing agar tidak buang kotoran sembarangan. Warga meyakini pantulan cahaya merah dari air tersebut membuat hewan merasa tidak nyaman dan akhirnya menjauh.

Namun, tidak semua percaya, Herdiandi Tandi Salla Dakator, warga Kabupaten Banjar, Kalsel menceritakan pengalamannya di daerah kostnya ditemukan botol air warna merah.

Baca Juga :  Perwita Wana Kencana Gelar Munas ke-79, Fokus pada Ketahanan Pangan Berkelanjutan

“Dulu di rumah kos saya juga pernah pasang botol merah oleh tetangga. Tapi tetap saja kucing datang. Kayaknya cuma mitos, nggak ada pengaruhnya,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).

Meski belum terbukti secara ilmiah, tradisi ini ternyata menyeberang hingga ke Bali. Bedanya, di Pulau Dewata botol merah digunakan untuk mengusir anjing liar agar tidak buang kotoran di pelataran rumah.

Bli Widi, seorang pemandu wisata lokal, mengungkapkan bahwa kebiasaan ini mulai marak sekitar sebulan terakhir.

“Saya lihat banyak warga mulai taruh botol merah di depan rumah. Katanya biar anjing nggak berak di situ. Tapi ini lebih ke kepercayaan saja, belum tahu juga benar atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga :  Ramadan 1447 H, Jam Kerja ASN Banjar Disesuaikan, Layanan Publik Prioritas Tetap Berjalan

Meskipun tanpa dasar ilmiah, fenomena ini menunjukkan bagaimana tradisi rakyat bisa menyeberang dan beradaptasi di tempat baru. Bagi sebagian orang, botol merah mungkin hanya benda plastik biasa. Tapi bagi yang lain, ia simbol dari harapan – harapan sederhana agar rumah tetap bersih dari ulah hewan-hewan liar.

Dari Banua ke Bali, dari kucing ke anjing, botol merah itu kini jadi bagian kecil dari kisah panjang kepercayaan masyarakat Indonesia. Antara mitos, kebiasaan, dan keyakinan, semua berpadu menjadi warna unik dalam kehidupan sehari-hari.

 

Berita Terkait

Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai
Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala
Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok
Kunjungan Wapres ke Kaltim dan IKN Ditunda, Peninjauan Istana Wapres Tunggu Jadwal Baru
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Kaltim dan IKN, Persiapan Pengamanan Dimatangkan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 04:44 WITA

Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WITA

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala

Jumat, 10 April 2026 - 14:41 WITA

Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:51 WITA

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:26 WITA

Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA