Peredaran Narkoba Mengkhawatirkan, DPRD Banjar: Pentingnya Pembentukan BNN

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 16:01 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Tersangka Kasus Narkoba saat di Press Conference Polres Banjar. Foto: Ofal Pro1

Sejumlah Tersangka Kasus Narkoba saat di Press Conference Polres Banjar. Foto: Ofal Pro1

pro1.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora, menegaskan pentingnya pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) di wilayah Kabupaten Banjar. Desakan ini muncul sebagai respons terhadap tingginya angka peredaran narkotika, yang kembali terungkap dengan penangkapan 20 kilogram sabu oleh Polres Banjar, dengan estimasi nilai barang bukti mencapai Rp34 hingga Rp35 miliar.

Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti sabu di Mapolres Banjar, Rabu (17/09/2025), Irwan mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang dinilai telah menyelamatkan ratusan jiwa dari bahaya narkoba. Namun, ia menekankan bahwa upaya pemberantasan tidak cukup jika hanya mengandalkan kepolisian.

“Kita mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang sudah menyelamatkan ratusan jiwa. Namun, upaya pemberantasan ini perlu diperkuat dengan kehadiran BNN di Kabupaten Banjar,” tegas Irwan.

Baca Juga :  DPRD Kotabaru Bahas Tiga Raperda Inisiatif, Soroti Isu Bencana hingga Sampah

Menurutnya, kehadiran BNN akan menjadi langkah strategis untuk menekan peredaran gelap narkoba yang semakin meresahkan. Ia menyoroti bahwa sejumlah daerah tetangga seperti Tanah Laut dan Banjarbaru sudah memiliki kantor BNN, sementara Kabupaten Banjar hingga kini belum.

“BNN ini lembaga resmi negara yang fokus menangani masalah narkotika. Kami berharap tahun depan sudah ada jawaban terkait pembentukan BNN di Banjar,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar, Irwan Bora

Lebih lanjut, Irwan menyatakan bahwa DPRD Banjar telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, bahkan sejak periode sebelumnya, bersama dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah. Namun hingga kini, realisasi pembentukan BNN di Banjar masih belum terealisasi.

“Sudah ada komunikasi dengan pusat, baik dari DPRD maupun pemerintah daerah. Kita optimis Banjar segera punya BNN sendiri agar lebih maksimal dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” imbuhnya.

Baca Juga :  Empat Wilayah di Kalsel Masih Tergenang Banjir, Kurau Tanah Laut Jadi Fokus Penanganan

Selain itu, Irwan mengingatkan bahwa keberhasilan dalam memberantas narkoba tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh pemuda, dan organisasi kemasyarakatan.

“Peran semua pihak sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, masyarakat, dan penegak hukum,” tutupnya.

Dengan situasi peredaran narkoba yang dinilai kian serius, kehadiran BNN di Kabupaten Banjar dianggap menjadi kebutuhan mendesak, guna memperkuat strategi pencegahan dan pemberantasan narkotika secara menyeluruh dan berkelanjutan.

 

 

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA