Tekan Pengangguran, Pemkab Paser Gulirkan 13 Pelatihan Kejuruan Bersertifikat BNSP

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, TANA GROGOT – Pemerintah Kabupaten Paser terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satunya dengan menggelar pelatihan siap kerja dan siap berwirausaha yang dikemas dalam program Paser Tuntas dan Pasti Vokasi.

Pada tahun 2026, Pemkab Paser melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengalokasikan 13 pelatihan kejuruan yang dilengkapi sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan didanai melalui APBD Kabupaten Paser.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Paser, Rizky Noviar, mengatakan program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja sekaligus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

“Pada tahun ini ada 13 pelatihan kejuruan siap kerja dan siap berwirausaha yang dilaksanakan Pemkab Paser dengan tujuan meningkatkan sumber daya manusia calon tenaga kerja dan menekan angka pengangguran,” ujar Rizky di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).

Dari total 13 pelatihan yang disiapkan, delapan pelatihan dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak ketiga, meliputi pelatihan cleaning service, barbershop, make up artist, tata boga, desain grafis, administrasi perkantoran, security gada pratama, serta pemeliharaan alat dan mesin pertanian.

Sementara lima pelatihan lainnya diselenggarakan langsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Paser, yakni pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, servis sepeda motor sistem injeksi, operator komputer muda, pembuatan roti dan kue, serta tata kecantikan.

Baca Juga :  MGMP Matematika Paser Gelar Lomba IT Matematika Siswa 2025 di SMPN 2 Tanah Grogot

Rizky menjelaskan, hingga awal Juni 2026 sebanyak 10 pelatihan telah selesai dilaksanakan. Sedangkan tiga pelatihan lainnya, yakni pemeliharaan alat mesin pertanian, pembuatan roti dan kue, serta tata kecantikan, dijadwalkan segera berlangsung dalam waktu dekat.

Menurutnya, program pelatihan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu. Untuk memastikan sasaran tepat, Disnakertrans memadukan data peserta dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5.

“Melalui pemadanan data ini, kami ingin memastikan peserta yang mengikuti pelatihan benar-benar berasal dari kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan peningkatan keterampilan kerja,” katanya.

Selain mempertimbangkan kondisi ekonomi peserta, jenis pelatihan yang diberikan juga disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja dan peluang usaha yang berkembang di Kabupaten Paser. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat lebih mudah terserap ke dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri setelah menyelesaikan pelatihan.

Baca Juga :  Pemkab Paser Sambut 460 Mahasiswa KKN Kolaborasi, Perkuat Pembangunan Desa Berbasis Sinergi Kampus

Tidak hanya memberikan keterampilan, Disnakertrans Paser juga menggandeng sejumlah instansi dan Bank Kaltimtara untuk memberikan pendampingan kepada peserta terkait pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pembukaan rekening bank, pembuatan QRIS, hingga informasi akses pembiayaan melalui program Kredit Paser Tuntas.

“Kolaborasi ini dilakukan agar peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mendapatkan kemudahan dalam memulai dan mengembangkan usaha setelah pelatihan,” jelas Rizky.

Sebagai tindak lanjut, Disnakertrans Paser juga menjalankan program magang kerja bagi para alumni pelatihan melalui kemitraan dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Paser.

Program magang tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman kerja langsung kepada peserta sekaligus membuka peluang rekrutmen. Di sisi lain, perusahaan juga memperoleh manfaat berupa kesempatan menjaring talenta potensial, menekan biaya perekrutan, mendapatkan ide-ide baru dari generasi muda, serta meningkatkan produktivitas kerja.

Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Paser berharap mampu menciptakan tenaga kerja yang kompeten, memperluas peluang usaha masyarakat, serta menurunkan angka pengangguran secara berkelanjutan di daerah.

Sumber : MC Paser

Berita Terkait

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram
Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit
Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis
Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi
PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia
Atlet Korea Selatan dan Jepang Jadi Magnet Paser International Table Tennis Championship 2026
Kotomi Omoda Menang Telak, Tunjukkan Dominasi di Paser International Table Tennis Championship 2026
Atlet Nasional dan Mancanegara Akui Ketangguhan Tuan Rumah di Paser International Table Tennis Championship 2026

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:03 WITA

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WITA

Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:51 WITA

Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 00:41 WITA

PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA