Perhiasan hingga Ponsel Hilang, Polisi Dalami Dugaan Perampokan Berujung Kematian Lansia di Martapura

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 14:47 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Misteri meninggalnya seorang wanita berusia 70 tahun berinisial WMJ di Jalan Sukaramai RT 02, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, masih didalami kepolisian.

Penyelidikan kini mengarah pada dugaan pencurian dengan kekerasan. Pasalnya, polisi menemukan sejumlah barang milik korban yang tidak berada di tempat, mulai dari telepon seluler hingga perhiasan.

WMJ sebelumnya ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 22.30 WITA. Korban pertama kali diketahui setelah warga merasa curiga karena sepanjang hari tidak melihat aktivitas dari rumah tersebut.

Kecurigaan warga semakin kuat saat kondisi rumah diperiksa. Dari celah angin-angin di bagian atas pintu, warga melihat korban dalam posisi tubuh menghadap ke bawah. Saat dilakukan pengecekan lebih lanjut, terlihat pula bercak darah di dalam rumah.

Baca Juga :  Polres Balangan Tetapkan Dua Pria sebagai Tersangka Kasus Video Asusila Viral

Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk luka tusuk di bagian leher.

Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Kanit Tipidum Satreskrim Polres Banjar, Ipda Pasya Hassyanda, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Dari pemeriksaan awal terdapat luka di beberapa bagian tubuh korban dan ada luka tusuk di bagian leher,” ujarnya.

Tak hanya kondisi korban, penyidik juga mencermati keadaan rumah. Sejumlah barang diketahui tidak berada pada posisi semula. Bahkan, telepon seluler dan kunci rumah milik korban belum ditemukan.

Polisi juga menggali keterangan keluarga terkait barang berharga yang sebelumnya dimiliki korban. Salah satunya perhiasan yang diduga turut hilang dari rumah.

Baca Juga :  Hari Ketiga Safari Ramadan, Wabup Banjar Serap Aspirasi Warga Paring Tali

“(Perhiasan) hilang, namun untuk jumlah pasti masih kami konfirmasi kepada pihak keluarga,” kata Pasya.

Temuan tersebut membuat polisi mendalami dugaan adanya pencurian dengan kekerasan dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, penyidik masih membuka kemungkinan adanya tindak pidana lain berdasarkan hasil penyelidikan.

“Dugaan sementara pencurian dengan kekerasan. Namun tidak menutup kemungkinan menjadi pembunuhan,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian.

Penyidik terus mengumpulkan bukti dan informasi untuk mengetahui bagaimana peristiwa tersebut terjadi, termasuk mendalami motif serta mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

Berita Terkait

402 KPM di Keliling Benteng Ulu Terima 1.206 Karung Beras BPNT
Status Siaga Karhutla Banjar Berlaku hingga 30 September, Lahan Terdampak Capai 1.000 Hektare
Legalitas Tanah MBR Jadi Prioritas, 40 Warga Banjar Terima Sertifikat
Pemkab Banjar Respons Anak Mengamen di Lampu Merah Sekumpul, Penanganan Utamakan Perlindungan
Pantau Karhutla di Martapura, Bupati Banjar Pastikan Penanganan Berlanjut hingga Pembasahan
Tiga Anak Dirawat di RSUD Ratu Zalecha, Kasus ISPA Meningkat pada Agustus
Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah, Polisi Telusuri Barang yang Diduga Hilang
Gali Potensi Desa dan Kecamatan Berbasis Pangan Lokal, DKPP Banjar Gelar Festival B2SA dan LMSI 2026

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:55 WITA

402 KPM di Keliling Benteng Ulu Terima 1.206 Karung Beras BPNT

Kamis, 3 September 2026 - 11:12 WITA

Status Siaga Karhutla Banjar Berlaku hingga 30 September, Lahan Terdampak Capai 1.000 Hektare

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WITA

Legalitas Tanah MBR Jadi Prioritas, 40 Warga Banjar Terima Sertifikat

Rabu, 2 September 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Banjar Respons Anak Mengamen di Lampu Merah Sekumpul, Penanganan Utamakan Perlindungan

Rabu, 2 September 2026 - 14:36 WITA

Tiga Anak Dirawat di RSUD Ratu Zalecha, Kasus ISPA Meningkat pada Agustus

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

402 KPM di Keliling Benteng Ulu Terima 1.206 Karung Beras BPNT

Kamis, 3 Sep 2026 - 11:55 WITA

Kabupaten Banjar

Legalitas Tanah MBR Jadi Prioritas, 40 Warga Banjar Terima Sertifikat

Rabu, 2 Sep 2026 - 17:30 WITA