“Simponi Rimba Raya”: Monolog Lingkungan Peringati 23 Tahun Orpala X-PAS Borneo

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Memperingati 23 tahun perjalanan organisasi, Orpala X-PAS Borneo Kalimantan Selatan menghadirkan pertunjukan teater monolog bertajuk “Simponi Rimba Raya” pada Senin malam (13/10/2025) di Aula Kecamatan Martapura. Pertunjukan ini menjadi medium seni yang menyuarakan pentingnya kesadaran terhadap isu-isu lingkungan hidup.

Melalui monolog penuh ekspresi dan emosi, para anggota Orpala menggambarkan alam yang sedang terluka akibat kerusakan ekosistem, seperti pembalakan liar dan aktivitas pertambangan yang tak terkendali. Pementasan ini menyentuh sisi emosional penonton dengan pesan bahwa alam membutuhkan perlindungan, bukan eksploitasi.

Baca Juga :  Satlantas Polres Banjar Raih Juara Film Pendek “Polisi Menyapa” di HUT Lalu Lintas ke-70

Ketua Umum Orpala X-PAS Borneo, Mada Al Madani, menegaskan bahwa seni dapat menjadi alat komunikasi yang kuat untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Lewat monolog ini, kami ingin menyampaikan suara alam yang selama ini terabaikan. Harapannya, masyarakat tidak hanya mendengar, tapi juga merasakan urgensi dari pesan yang kami bawakan,” ujarnya.

Pementasan “Simponi Rimba Raya” juga mendapat apresiasi dari peserta undangan. Salah satunya, Muhammad Ma’ruf, perwakilan dari Mahasiswa Pencinta Alam (Mahipa), yang menilai pertunjukan tersebut sangat kontekstual dengan kondisi lingkungan Kalimantan Selatan saat ini.

Baca Juga :  Dana Transfer dari Pusat Menyusut Rp500 Miliar, Pemkab Banjar Lakukan Penghematan Belanja

“Isu-isu yang diangkat sangat dekat dengan realita. Teater ini tidak hanya menghibur, tapi juga membuka kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam,” katanya.

Perayaan Dies Natalis ke-23 Orpala X-PAS Borneo tak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan organisasi, tapi juga sebagai momentum menyerukan komitmen bersama untuk menjaga bumi. Melalui Simponi Rimba Raya, mereka mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam dan mulai bertindak demi masa depan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api
PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026
Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter
Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance
Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:41 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sungai Sipai Martapura Rusak Berat Dilalap Api

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:16 WITA

PUPRP Banjar Tinggikan Jalan Keramat untuk Atasi Genangan Banjir, Target Rampung September 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:24 WITA

Antusias Ribuan Santri Warnai Pawai Muharam 1448 Hijriah, Ketua DPRD Banjar Apresiasi Semangat Generasi Muda

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:39 WITA

Ribuan Santri Meriahkan Pawai Muharam 1448 Hijriah di Martapura, Wabup Banjar Ajak Generasi Qurani Perkuat Karakter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WITA

Kepala DPKP dan Ketua Buser 690 Banjar Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Harapkan Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah di Last Dance

Berita Terbaru