pro1.id, KITAKYUSHU JEPANG – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mencatat sejarah baru dengan memberangkatkan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional perdana di Kota Kitakyushu, Jepang. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Mei hingga 9 Juni 2026 itu menjadi langkah awal ULM dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan melalui kolaborasi akademik dan pengabdian masyarakat lintas negara.
Program tersebut merupakan implementasi kerja sama antara Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Kitakyushu yang berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Sebanyak 18 mahasiswa dari delapan fakultas mengikuti program tersebut, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Pertanian, Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknik, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta didampingi dosen pembimbing lapangan Hadrianti H.D. Lasari, S.K.M., M.P.H. dan Arisya Fitri Nugraha, S.Pi., M.Si., serta Koordinator Unit Mobilitas Kegiatan Terpadu (MKBT) ULM, Dr. Indira Fitriliyani, S.Pi., M.Si.
Selama berada di Kitakyushu, mahasiswa mempelajari berbagai praktik pengelolaan lingkungan yang telah menjadikan kota tersebut sebagai salah satu contoh keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Jepang. Mereka memperoleh pemahaman mengenai sistem pengelolaan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga kebijakan yang mendukung keberlanjutan kota.
Selain pembelajaran akademik, peserta juga dikenalkan dengan budaya Jepang melalui kunjungan ke sejumlah lokasi, seperti Museum Matsumoto Seicho, Food Bank Kitakyushu, Museum Air Kitakyushu, serta mengikuti upacara minum teh sebagai bagian dari pengalaman budaya.
Dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa ULM terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi di sejumlah institusi pendidikan. Mereka mengajar di Child Education Center (CECI) yang menggunakan kurikulum berbahasa Inggris, melakukan kunjungan ke sekolah dasar, hingga mengikuti kegiatan pertukaran budaya bersama mahasiswa Universitas Kitakyushu.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan bahasa Indonesia, budaya Nusantara, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan kelestarian lingkungan kepada para pelajar di Jepang.
Mereka juga menampilkan berbagai kesenian tradisional Indonesia di salah satu pusat kebudayaan di Kitakyushu. Penampilan tersebut menjadi bagian dari diplomasi budaya yang bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan masyarakat kedua negara.
Koordinator Unit Mobilitas Kegiatan Terpadu (MKBT) ULM, Dr. Indira Fitriliyani, S.Pi., M.Si., berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai salah satu agenda internasional universitas.
“Kami berharap KKN Internasional ini menjadi program berkelanjutan yang tidak hanya memberikan pengalaman belajar lintas budaya, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa ULM untuk melanjutkan studi maupun membangun kerja sama akademik di Jepang,” ujarnya.
Sebelumnya, saat pelepasan peserta pada 25 Mei 2026, Wakil Rektor Bidang Akademik ULM, Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., S.H., menegaskan bahwa KKN Internasional merupakan bagian dari strategi universitas dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
“Melalui program tersebut mahasiswa memperoleh pengalaman belajar di lingkungan internasional sekaligus menyerap berbagai nilai positif masyarakat Jepang, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, etos kerja, serta kepedulian terhadap lingkungan,” tuturnya.
Pelaksanaan KKN Internasional perdana ini menjadi tonggak penting bagi Universitas Lambung Mangkurat dalam memperluas jejaring kerja sama global. Ke depan, program serupa diharapkan terus berkembang sebagai wadah peningkatan kompetensi mahasiswa, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat internasional.









