UMKM Banjar Perkenalkan Olahan Ikan Lokal di Dies Natalis ULM ke-67

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Olahan Ikan dari UMKM Kabupaten Banjar. Foto: ERV Pro1.ID

Produk Olahan Ikan dari UMKM Kabupaten Banjar. Foto: ERV Pro1.ID

pro1.id – Sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) bersama kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Banjar ikut serta dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ke-67. Pada kegiatan yang berlangsung di Auditorium ULM, Senin (22/9/2025), mereka menampilkan beragam produk olahan berbahan dasar ikan lokal.

Aneka produk yang dipamerkan di antaranya nila siap goreng berbumbu kuning, samu papuyu, samu nila, nugget ikan nila, hingga albumin gabus.

Pembina Pokdakan Barokah Jaya Mandiri F2, Muhammad Syarif, mengatakan keikutsertaan mereka bertujuan mengenalkan produk hasil olahan ikan sekaligus memberi jalan keluar dari persoalan harga ikan yang sering dimainkan tengkulak.

Baca Juga :  Forum Komunikasi Pokdakan Digelar DKPP Banjar, Perizinan Air Irigasi Dipercepat

“Kami ingin membuat produk yang simpel. Jadi ibu-ibu tinggal menggoreng saja dan bisa langsung disajikan. Harapannya, nilai tambah ikan meningkat dan pembudidaya juga lebih sejahtera,” ujarnya.

Untuk harga, produk yang ditawarkan cukup bersahabat. Nila bumbu kuning siap goreng dijual Rp20.000 per bungkus, nugget dan samu papuyu/nila Rp15.000 per bungkus, sedangkan albumin gabus Rp150.000 per botol isi 20 ml.

Syarif menambahkan, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam peningkatan kualitas kemasan, pemasaran, serta pelabelan gizi.

“Kami berharap ada pendampingan teknis agar produk lebih profesional dan dapat diterima pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Banjar Latih 32 Warga Empat Kecamatan, Buka Peluang Usaha di Bidang Tata Rias

Sementara itu, Syarifah, pelaku UMKM dari Panila Manis, menilai inovasi ini menjadi salah satu cara mempromosikan kekayaan pangan khas Kalimantan Selatan, terutama ikan papuyu.

“Dengan olahan seperti nugget maupun samu, ikan lokal akan lebih mudah diterima masyarakat. Selain menjaga kearifan lokal, produk ini juga berpotensi menembus pasar yang lebih besar,” katanya.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan keuntungan ganda, yaitu meningkatkan kesejahteraan petani ikan sekaligus membuka peluang UMKM Banjar masuk ke pasar regional hingga nasional.

Berita Terkait

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial
RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel
Hari Kedua Pelatihan, Relawan Gambut Praktik Simulasi Langsung Pemadaman Karhutla
El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla
Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut
Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis
Pertama di Kalsel, Disbudporapar Banjar Gelar Pelatihan Fisik Level 1 untuk Pelatih Olahraga
Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa 2026 Digelar, Pemkab Banjar Tekankan Adaptasi Aturan Baru
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:56 WITA

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 April 2026 - 11:50 WITA

RUPS PT BPR Martapura: Kinerja Positif, Dividen Meningkat dan Jadi Contoh BPR di Kalsel

Selasa, 28 April 2026 - 12:34 WITA

El Nino “Gozilla” Siklus Tahunan Diwaspadai, BPBD Banjar Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 12:02 WITA

Masuk Musim Kemarau, BPBD Banjar Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Gambut

Jumat, 24 April 2026 - 14:06 WITA

Kejari Banjar Raih Peringkat Kedua Video RJ, Dorong Penegakan Hukum Lebih Humanis

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA