Wabup Paser Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2026, Fokus pada Penguatan Pelayanan Publik dan Transformasi Ekonomi Agrikultur

- Penulis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 06:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : MC PASER

FOTO : MC PASER

pro1.id, TANAH GROGOT – Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari mewakili Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Paser, yang digelar di ruang rapat Paripurna, Selasa (28/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ikhwan menyampaikan bahwa rancangan anggaran tahun 2026 merupakan hasil kerja Pemerintah Kabupaten Paser yang akan segera dibahas bersama Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dengan harapan pembahasan Raperda APBD dapat rampung tepat waktu.

“Rancangan ini kami susun dengan cermat dan akan segera dibahas bersama DPRD agar dapat disahkan sesuai jadwal,” ujar Ikhwan.

Fokus Pembangunan 2026: Pelayanan Publik dan Transformasi Ekonomi

Wabup menjelaskan, penyusunan RAPBD tahun 2026 mengacu pada RPJMD Kabupaten Paser 2025–2029 dengan visi besar “Paser TUNTAS 2029.” Adapun tema pembangunan tahun depan adalah “Penguatan Pelayanan Publik dalam Rangka Penyiapan Landasan Transformasi sebagai Penggerak Ekonomi Agrikultur.”

“Tema ini merupakan kelanjutan dari arah pembangunan tahun 2025 yang menitikberatkan pada peningkatan daya saing sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kesehatan untuk mewujudkan Paser yang sejahtera,” jelasnya.

Tema pembangunan tersebut dijabarkan dalam tiga prioritas utama:

  1. Peningkatan kualitas pelayanan publik dengan dukungan infrastruktur yang layak dan berkelanjutan.

  2. Reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas SDM aparatur.

  3. Penguatan pondasi ekonomi daerah berbasis potensi kewilayahan.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Temukan Nitrat pada Nasi Kuning dan Sayur, Penyebab Dugaan Keracunan di Program MBG Martapura

Target Kinerja dan Indikator Pembangunan

Dalam pemaparannya, Ikhwan Antasari membeberkan sejumlah target indikator utama pembangunan tahun 2026 yang sejalan dengan lima misi Paser TUNTAS 2029.
Beberapa di antaranya yaitu:

  • Indeks Reformasi Birokrasi: 83,87 (naik dari 79,69 pada 2024)

  • Indeks Akuntabilitas Kinerja (SAKIP): 63,68

  • Indeks Integritas Pemerintah (SPI KPK): 78,98 (kategori hijau, naik dari 74,00)

  • Indeks Pelayanan Publik: 4,27 (kategori sangat baik)

  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 76,48 (kategori tinggi)

  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 3,5–4,2% (turun dari 4,53%)

  • Prevalensi Stunting: turun menjadi 19,7% dari 24,9%

  • Tingkat Kemiskinan: 7,9–8,3% (turun dari 8,63%)

  • Gini Rasio: 0,265–0,270

Struktur Pendapatan dan Belanja Daerah 2026

Total pendapatan daerah tahun anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp3,617 triliun, yang bersumber dari:

  • Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp307,26 miliar

  • Pendapatan Transfer: Rp3,240 triliun

  • Lain-lain Pendapatan yang Sah: Rp70 miliar

Rincian PAD terdiri atas:

  • Pajak daerah: Rp101 miliar

  • Retribusi daerah: Rp175 miliar

  • Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan: Rp6,5 miliar

Sementara pendapatan transfer meliputi dana dari pemerintah pusat sebesar Rp2,91 triliun dan transfer antar daerah sebesar Rp330 miliar.

Baca Juga :  Diduga Korsleting, Ruang PKG SDN Jawa 5 Martapura Hangus Terbakar

Untuk belanja daerah, dialokasikan sebesar Rp3,847 triliun, terdiri atas:

  • Belanja Operasi: Rp2,108 triliun

  • Belanja Modal: Rp1,326 triliun

  • Belanja Tidak Terduga: Rp5 miliar

  • Belanja Transfer: Rp407 miliar

Belanja operasi didominasi oleh belanja pegawai sebesar Rp1,364 triliun, disusul belanja barang dan jasa Rp709 miliar, serta hibah Rp31 miliar.
Sementara itu, belanja modal untuk jalan, jaringan, dan irigasi menjadi porsi terbesar dengan total Rp1,251 triliun.

Adapun pembiayaan daerah tahun 2026 direncanakan sebesar Rp230 miliar, yang berasal dari perkiraan SiLPA tahun sebelumnya senilai Rp250 miliar, dikurangi penyertaan modal daerah sebesar Rp20 miliar.

Pesan Wabup: Antisipasi Dinamika Fiskal Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ikhwan mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tetap adaptif menghadapi dinamika fiskal nasional, terutama potensi penurunan dana transfer ke daerah.

“Menteri Keuangan telah menegaskan bahwa dana transfer mungkin menurun, tetapi program pusat untuk daerah justru meningkat. Jadi bukan dananya yang hilang, melainkan pola kerja sama yang berubah,” tegasnya.

Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah segera melakukan simulasi fiskal dan menghitung dampak potensi perubahan dana transfer agar perencanaan tahun 2026 tetap realistis dan pembangunan daerah berjalan stabil.

Berita Terkait

Tekan Pengangguran, Pemkab Paser Gulirkan 13 Pelatihan Kejuruan Bersertifikat BNSP
Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian
Harga TBS Sawit Anjlok, Petani Paser Resah Kebijakan Ekspor Baru
Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Lima Rumah di Longkali
Disbunak Paser Pastikan Stok dan Kesehatan Hewan Kurban Aman Jelang Iduladha 2026
Korban Tenggelam di Muara Toyu Ditemukan Meninggal, Dievakuasi Malam Hari
Bocah 8 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Muara Toyu, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Tragedi Kebakaran Subuh di Tanah Grogot, Dua Penghuni Tak Terselamatkan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WITA

Tekan Pengangguran, Pemkab Paser Gulirkan 13 Pelatihan Kejuruan Bersertifikat BNSP

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:14 WITA

Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WITA

Harga TBS Sawit Anjlok, Petani Paser Resah Kebijakan Ekspor Baru

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:58 WITA

Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Lima Rumah di Longkali

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:38 WITA

Disbunak Paser Pastikan Stok dan Kesehatan Hewan Kurban Aman Jelang Iduladha 2026

Berita Terbaru

Kota Banjarbaru

Banjarbaru Resmikan Perda Lingkungan Hidup dan Ketenagakerjaan

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:41 WITA

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA