pro1.id, MARTAPURA – Yayasan Pendidikan Rehabilitasi (YPR) Kobra Nusantara menggelar kegiatan Rehat Alam di Pulau Sirang, Aranio, Kabupaten Banjar, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu klien mengelola burnout melalui aktivitas di alam terbuka, konseling kelompok, memancing, hingga memasak bersama.
Ketua IPWL YPR Kobra Nusantara, Ardian Noverdi Pratama, melalui Kepala Bidang Program, Mustafa Kamal, menjelaskan bahwa pemilihan alam sebagai lokasi kegiatan memberikan kesempatan bagi klien untuk berinteraksi dengan lingkungan sekaligus belajar mengelola diri dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.
Menurut Mustafa, kegiatan Rehat Alam tidak hanya menjadi kesempatan untuk berbaur dengan alam, tetapi juga melatih kemampuan mengelola diri di tengah keterbatasan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membantu klien menghadapi tekanan dan menjaga keseimbangan diri.
“Dengan berbaur bersama alam, ada beberapa hal yang bisa kita ambil. Selain menikmati lingkungan, kita juga bisa memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan belajar mengelola diri dengan keterbatasan yang ada,” jelas Mustafa.

Rangkaian kegiatan di Pulau Sirang diawali dengan konseling kelompok, kemudian dilanjutkan dengan memancing dan memasak bersama. Bahan makanan yang diolah berasal dari hasil memancing maupun sumber daya alam yang tersedia di lokasi kegiatan.
Melalui aktivitas tersebut, klien tidak hanya mengikuti kegiatan di luar ruangan, tetapi juga terlibat dalam proses kebersamaan, mulai dari mencari bahan makanan hingga mengolahnya bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan yang diterapkan YPR Kobra Nusantara dalam mendukung pengelolaan diri klien.

Mustafa berharap kegiatan Rehat Alam dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai agenda lainnya. Ia juga menginginkan kegiatan mendatang dapat berlangsung lebih dinamis, sehingga tidak hanya dilaksanakan dalam satu hari dari pagi hingga sore.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut. Ke depannya, kami juga ingin mengolaborasikannya dengan beberapa agenda lain dan mengembangkan kegiatan yang lebih dinamis,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, YPR Kobra Nusantara berharap pendekatan berbasis alam dapat terus dikembangkan sebagai salah satu bentuk aktivitas pendukung bagi klien. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dirancang lebih beragam dan memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi para peserta.















