pro1.id, MARTAPURA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar menggelar peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha, Martapura, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan bertema “Penguat Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” ini diikuti 55 pondok pesantren se-Kalimantan Selatan dan berlangsung selama enam hari, hingga 27 Oktober 2026.
Pembukaan kegiatan diresmikan Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, melalui prosesi pemotongan pita bunga. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi pelaksanaan Hari Santri tahun ini dan berharap kegiatan tersebut membawa manfaat bagi para santri serta masyarakat.
Habib Idrus juga berharap doa-doa para santri mendapat keberkahan dan berbagai kegiatan yang dilaksanakan dapat mendorong pengembangan potensi santri ke depan.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan doa-doa para santri dijawab oleh Allah SWT dan kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua,” ujar Habib Idrus.
Ketua Pelaksana Hari Santri 2026 Kabupaten Banjar, Reni Deniati, mengatakan pelaksanaan tahun ini menghadirkan sembilan cabang lomba, bertambah dari tujuh cabang pada tahun sebelumnya. Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Sembilan cabang lomba meliputi Festival Habsyi yang diikuti 30 grup dengan 15 orang per grup, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebanyak 34 peserta, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) 31 peserta, muhadarah 38 peserta, Musabaqah Khattil Quran (MKQ) 29 peserta, dan karya tulis atau esai 29 peserta. Selain itu, lomba video profil pondok diikuti 20 peserta, stan pondok melibatkan 15 pondok pesantren, serta kirab Hari Santri diikuti 21 grup dengan 30 orang per grup.
“Pada tahun sebelumnya ada tujuh cabang lomba, sedangkan tahun ini ada sembilan cabang lomba. Ada dua cabang tambahan dalam pelaksanaan Hari Santri tahun ini,” ujar Reni.
Selain perlombaan, rangkaian kegiatan juga mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, bahsul masail, dan stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengumuman pemenang serta pembagian hadiah dijadwalkan pada 27 Oktober 2026 sekitar pukul 15.30 WITA.
Reni menjelaskan, kegiatan tersebut mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Banjar. Sekitar 90 persen dukungan anggaran, menurutnya, berasal dari pemerintah daerah, sementara sisanya didukung pihak lain. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari PT Kamilah Berkat Guru berupa satu paket umrah yang akan diundi untuk pondok pesantren peserta.
Melalui peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini, panitia berharap para santri dapat mengembangkan kemampuan, mempererat silaturahmi antarpesantren, dan menjaga tradisi pesantren. Rangkaian kegiatan berlangsung hingga 27 Oktober 2026 dengan berbagai perlombaan dan aktivitas pendukung.















